NEWSTICKER

Tag Result: piala dunia u-20

Argentina Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Argentina Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Metro Siang • 5 hours ago piala dunia u-20

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) menerima pengajuan diri Argentina sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 untuk menggantikan Indonesia, Kamis (30/3/2023). Menanggapi hal tersebut, FIFA telah menyambutnya dan akan mengambil keputusan 2-3 hari kedepan.

Federasi Sepakbola Argentina (AFA) secara resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 menyusul dibatalkannya status Indonesia sebagai tuan rumah oleh FIFA.

 Saat ini, Argentina menjadi satu-satunya negara yang sudah mengajukan tawaran resmi. FIFA masih menunggu tawaran dari negara lain sebelum memutuskan tuan rumah baru untuk gelaran Piala Dunia U-20.

Rencananya, Piala Dunia U-20 akan tetap berlangsung sesuai jadwal pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023.

Fact Check: Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Indonesia Merugi Rp3,7 T

Fact Check: Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Indonesia Merugi Rp3,7 T

Metro Siang • 7 hours ago Piala Dunia U-20

Indonesia dibatalkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 akibat dua tokoh politik yang menolak kedatangan Timnas Israel. Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp3,7 triliun. 

"(Kerugian) dampaknya itu mencapai Rp3,7 triliun, itu minimum dan ini kerugian yang sangat besar," ujar Menparekraf Sandiaga Uno, Jumat (31/3/2023). 

Kerugian materil imbas kegagalan ini mencakup dana awal yang diluncurkan pemerintah untuk persiapan pelaksanaan Piala Dunia U-20 sebesar Rp400 miliar dan dana renovasi stadion yang dikeluarkan Kementerian PUPR senilai Rp489 miliar pada Juli 2020. 

Lalu, ada pula dana yang dialokasi Kemenpora untuk persiapan Piala Dunia U-20 senilai Rp500 miliar pada Juni 2022. 

Gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah juga berpotensi kehilangan dua juta penonton Piala Dunia U-20 dan merugikan pelaku UMKM hingga Rp20 miliar, khususnya PT Juara Raga Adidaya (Juaraga) selaku pemegang lisensi merchandise Piala Dunia U-20. 

Sementara kerugian immateril yang diderita adalah Timnas U-20 gagal maju ke Piala Dunia, Indonesia berpotensi tidak bisa lagi menjadi tuan rumah Piala Dunia dan PSSI terancam sanksi FIFA.

Selain itu, Indonesia kemungkinan dikucilkan dari dunia sepak bola karena dianggap tidak komitmen dan merusak reputasi internasional, salah satunya pariwisata. 

Presiden Jokowi Undang Pemain Timnas U-20 ke Istana

Presiden Jokowi Undang Pemain Timnas U-20 ke Istana

Top News • 19 hours ago piala dunia u-20timnas indonesiafifa

Presiden Jokowi menjadwalkan pertemuan dengan Timnas U-20 di Istana. Hal ini karena para pemain Timnas U-20 menjadi yang paling kecewa usai pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. 

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan pertemuan Presiden Jokowi dengan Timnas U-20 akan digelar dalam satu atau dua hari ini. Presiden akan ikut menyampaikan mekanisme solusi atas ancaman sanksi dari FIFA di antaranya tidak dapat mengikuti kompetisi dunia hingga sanksi administrasi.

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-20 menjadi paling terimbas atas pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang rencananya dimulai pada 20 Mei. Dengan pencabutan status tuan rumah, maka wakil Indonesia tak berhak tampil di Piala Dunia junior tersebut. 

Efek Domino Imbas Pembatalan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Efek Domino Imbas Pembatalan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Soccer Time • 20 hours ago piala dunia

PSSI masih menunggu sanksi yang kemungkinan dijatuhkan oleh FIFA dari pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dnia U-20. Menurut anggota komite eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, ada beberapa hukuman berat yang akan memiliki efek domino seperti dibekukannya keanggotaan PSSI, tidak bisa berpartisipasi di semua event yang digelar FIFA, serta akan sulitnya Indonesia menjadi tuan rumah event internasional yang diselenggarakan FIFA.  

Sementara Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sepulang dari melakukan pertemuan dengan perwakilan FIFA di Doha, Qatar, menyatakan dirinya masih menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh FIFA atas dibatalkannya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Sebelumnya, Indonesia pernah menerima hukuman dari FIFA berupa pembekuan keanggotaan PSSI pada 2015 karena pemerintah Indonesia dianggap melakukan intervensi pada masalah internal federasi. Hukuman tersebut kemudian dicabut oleh FIFA pada 2016 dan berdampak pada Indonesia harus absen di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019. 

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda menyebut peristiwa ini harus menjadi momentum semua pihak untuk mengoreksi sepak bola nasional. Ia menyebut cara pandang Gubernur Ganjar dan Koster yang mendefinisikan nasionalisme masih menggunakan cara lama. 

"Cara pandang Mas Ganjar dan Pak Koster yang mendefinisikan nasionalisme masih dengan cara lama. Sementara milenial pecinta bola Tanah Air sudah mendefinisikan nasionalisme dengan cara baru," ujar Syaiful Huda.

Curhatan Pemain Timnas U-20 Usai Gagal Main di Piala Dunia

Curhatan Pemain Timnas U-20 Usai Gagal Main di Piala Dunia

Top News • 20 hours ago piala dunia u-20timnas indonesiafifa

Para pemain Timnas U-20 telah memiliki mimpi untuk mengharumkan nama Indonesia di Piala Dunia 2023. Namun, asa itu terkubur dengan dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah. 

Salah satu pemain Timas U-20, Rabbani Tasnim mengatakan bahwa dirinya sudah membayangkan bermain di ajang Piala Dunia ditonton langsung oleh keluarganya. Namun, karena batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, maka semua itu hanya sekedar bayangan. 

"Pastinya dengan persiapan yang sudah kita lakuin dari jauh-jauh hari, saya tentunya sudah punya target dari tim dan pribadi. Target pribadi maksudnya sebagai seorang stiker saya bisa mencetak gol apalagi ditonton oleh keluarga langsung di stadion, sangat indah jika dibayangkan. Tapi, sampai saat ini hanya sekedar bayangan saja," ujar Pemain Timnas U-20, Rabbani Tasnim. 

Erick Thohir: FIFA Anggap Penolakan Timnas Israel Bentuk Intervensi Pemerintah

Erick Thohir: FIFA Anggap Penolakan Timnas Israel Bentuk Intervensi Pemerintah

Top News • 20 hours ago piala dunia u-20fifa

Presiden Jokowi memanggil Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, setelah Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Kepada Presiden Jokowi, Erick menjelaskan FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia karena dianggap ada intervensi pemerintah. 

Menurut Erick, FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola di dunia, melihat keberatan atas kehadiran Timnas Israel di Indonesia adalah bentuk intervensi pemerintah. Sebelumnya, FIFA pernah menghukum ketika ada intervensi pemerintah.

"Itu ya kembali, FIFA ini kan otoritas tertinggi sepak bola di dunia. Tentu dengan segala keberatan-keberatan yang sudah disampaikan, tentu FIFA melihat ini sebuah intervensi. FIFA banyak sekali menghukum ketika banyak sekali intervensi goverment, tetapi di sini juga kan bentuknya intervensi," ujar Erick Thohir. 

Erick menjelaskan dalam host contract sebagai negara dan host city contract sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, salah satunya adalah jaminan keamanan dari negara maupun daerah lokasi tuan rumah. 

Sebelumnya, di Indonesia penolakan Timnas Israel untuk ikut berlaga dalam ajang U-20, disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster. 

Komentar Menohok Edy Rahmayadi ke Penolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Komentar Menohok Edy Rahmayadi ke Penolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Primetime News • 22 hours ago piala dunia u-20

Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi menyindir pihak yang menolak Timnas Israel berlaga di Piala Dunia U-20 yang berujung pembatalan tuan rumah Indonesia. Edy mengatakan pihak yang tidak memahami sepakbola sebaiknya jangan berkomentar.
 
Edy yang juga mantan ketua umum PSSI menegaskan statuta FIFA sudah jelas tidak memperbolehkan adanya intervensi politik dalam penyelenggaraan sepak bola. Ia mengingatkan bagi pihak-pihak yang tidak mengerti sepak bola sebaiknya jangan berkomentar.

"PSSI itu kalau di luar negeri namanya Presiden Federasi Football Indonesia, dia presiden, tak ada urusan negara. Tetapi tak boleh pula sembarangan. Jadi kalau tak tahu jangan ngomong, ini lah akibatnya PSSI diseperti-inikan, pada akhirnya yang sengsara adalah rakyat Indonesia," tegas Eddy Rahmayadi.

Edy berharap pasca pembatalan tuan rumah ini Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA. 

Perjuangan Pemain Timnas U-20 Indonesia: Latihan hingga Kelelahan & Muntah

Perjuangan Pemain Timnas U-20 Indonesia: Latihan hingga Kelelahan & Muntah

Metro Siang • 1 day ago piala dunia u-20

Atlet timnas U-20, Arkhan Fikri dan Rabbani Tasnim bercerita bagaimana kerasnya Timnas berlatih untuk bisa tampil prima dalam Piala Dunia U-20. Bahkan ada pemain yang muntah, ketika beradaptasi dengan beratnya latihan. 

"Kita kaget karena latihan tiga kali, sekitar pukul 05.30 WIB atau 06.00 WIB kita udah ke pantai dengan cuaca yang sangat dingin," ujar Arkhan Fikri. 

Ia bahkan menyebut, latihan pagi buta tersebut diisi dengan olahraga lari bahkan harus saling menggendong teman dan merangkak. Akibatnya, sejumlah pemain merasa kelelahan hingga muntah.

Setelah itu, latihan dilanjut dengan gym dengan dua set yang berat di siang hari dan olahraga skipping jump pada malam hari. 

Namun, perjuangan mereka sia-sia setelah mimpinya pupus akibat keputusan FIFA yang membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. 

Keputusan FIFA dibuat setelah Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak Timnas Israel bermain di Piala Dunia U-20. 

Fact Check: Celoteh Ganjar & Koster Tolak Israel Berujung Pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia

Fact Check: Celoteh Ganjar & Koster Tolak Israel Berujung Pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia

Metro Siang • 1 day ago piala dunia u-20

Hajatan Piala Dunia U-20 yang seharusnya digelar di Indonesia terpaksa dibatalkan. Kegagalan tersebut dipicu dua kepala daerah, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster yang membuat gaduh dengan menolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20.

Perbuatan sembrono itu berujung pada keputusan FIFA yang membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Akibatnya, Presiden Joko Widodo, masyarakat dan timnas Garuda muda kecewa.

Sebelumnya, Indonesia menang bidding sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pada 24 Oktober 2019. Bahkan, Indonesia mengalahkan Brazil dan Peru dalam kesempatan itu. 

Namun, Piala Dunia U-20 harus diundur karena tingginya kasus Covid-19. FIFA kemudian membatalkan edisi Piala Dunia U-20 2021, tapi tetap mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah.

Babak kualifikasi peserta berjalan di seluru zona, termasuk di Eropa. Israel dinyatakan lolos kualifikasi ke Piala Dunia U-20 2023 pada 25 Juni 2022. Mantan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjamin Indonesia tetap membuka pintu untuk seluruh peserta Piala Dunia U-20, termasuk Israel.

Presiden Jokowi langsung menerbitkan dua surat, yakni Keppres 19/2020 dan Inpres 8/2020 yang memberikan arahan secara teknis bagi para menteri untuk menyiapkan ajang sepak bola bergengsi ini.

Kementerian PUPR juga menyiapkan Rp418 miliar dana APBN untuk merenovasi infrastruktur di Stadion I Wayan Dipta Bali dan Stadion Manahan Surakarta. Selain itu, sebanyak 15 lapangan latihan juga telah disediakan yang tersebar di Palembang, Bandung, Surabaya, Bali dan Surakarta.

Namun, Gubernur Bali I Wayan Koster melayangkan surat penolakan timnas Israel datang ke Bali pada 14 Maret 2023. Meski begitu, 18 perwakilan FIFA tetap menggelar inspeksi akhir di enam venue pada 22-26 Maret. 

Lalu, FIFA langsung membatalkan drawing Piala Dunia U-20 di Bali pada 26 Maret dan membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 29 Maret. 

FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 Indonesia, Ganjar Pranowo: Ya... Kecewa

FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 Indonesia, Ganjar Pranowo: Ya... Kecewa

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20IndonesiaFIFA

Ganjar Pranomo menjadi sasaran publik melampiaskan rasa kecewa atas batalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Hal ini dikarenakan Ganjar adalah salah seorang yang membuat gaduh dengan menolak kedatangan Timnas Israel. 

Gubernur Jawa Tengah ini mengaku juga kecewa terhadap putusan FIFA. Dia berharap para pesepakbola Timnas U-20 Indonesia tetap semangat. 

"Ya kecewa lah, kita sudah menyiapkan sejak awal kok. Kan tinggal beberapa catatan saja yang bisa kita lakukan," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan.  

FIFA telah memutuskan untuk mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal ini ditetapkan setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui Presiden FIFA Gianni Infantino, Rabu (30/3/2023). 

FIFA menyatakan tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin dan jadwal turnamen tidak bergeser. Sanksi potensial terhadap PSSI mungkin akan ditambahkan di tahap berikutnya. 

FIFA juga menekankan bahwa selain keputusan tersebut, badan sepakbola dunia itu akan terus berkomitmen untuk secara aktif membantu PSSI dengan kerja sama dan dukungan pemerintah Joko Widodo dalam proses transformasi sepak bola Indonesia, menyusul tragedi yang terjadi pada Oktober 2022 lalu. 

STY Optimis Timnas U-20 Indonesia Bisa Jadi Peserta Piala Dunia

STY Optimis Timnas U-20 Indonesia Bisa Jadi Peserta Piala Dunia

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20IndonesiaFIFA

Pasca dicabutnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong optimis timya masih ada potensi untuk menjadi peserta Piala Dunia. 

STY juga mengatakan Timnas U-20 Indonesia mungkin tidak bisa lakukan latihan normal. Namun, hal ini akan diputuskan setelah Erick Thohir kembali ke Jakarta. 

'Kalau lihat susasa pemain pastinya kita tidak bisa lakukan latihan normal. Kita akan putuskan setelah pak Erick pulang ke Jakarta,' ujar Shin Tae-yong.

Namun, STY berharap tim nya tetap menjalani latihan normal. Setelah itu, dirinya akan fokus mempersiapkan tim senior agar bisa mengikuti Piala Asia 2024 dan Piala Dunia. 

Sebelumnya, FIFA telah memutuskan untuk mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal ini ditetapkan setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui Presiden FIFA Gianni Infantino, Rabu (30/3/2023). 

FIFA menyatakan tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin dan jadwal turnamen tidak bergeser. Sanksi-sanksi potensial terhadap PSSI mungkin akan ditambahkan di tahap berikutnya. 

FIFA juga menekankan bahwa selain keputusan tersebut, badan sepakbola dunia itu akan terus berkomitmen untuk secara aktif membantu PSSI dengan kerja sama dan dukungan pemerintah Joko Widodo dalam proses transformasi sepak bola Indonesia, menyusul tragedi yang terjadi pada Oktober 2022 lalu. 

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Zainudin: Keputusan FIFA Harus Kita Hargai

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Zainudin: Keputusan FIFA Harus Kita Hargai

Breaking News • 2 days ago Piala Dunia U-20

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali mengaku sedih dan kecewa dengan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Zainudin menyampaikan, pemerintah, pelatih, dan seluruh pengurus PSSI telah mengupayakan untuk melakukan negosiasi kepada FIFA. Namun, keputusan FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia harus dihargai.

"Dengan keputusan FIFA harus bisa terima karena Indonesia juga bagian dari FIFA, anggota FIFA," ujar Zainudin Amali saat menemui Timnas U-20, Jakarta, Kamis (30/3/2023).

Zainudin Amali berharap pelatih Shin Tae Yong, beserta tim, dan seluruh anggota timnas muda untuk tenang sembari menunggu kedatangan Ketua Umum Erick Thohir untuk memikirkan langkah selanjutnya.

"Memang berat, menyedihkan, dan mengecewakan untuk kita semua. Namun, ini sudah terjadi," lanjut Zainudin.

Zainudin juga menyinggung soal mimpi Indonesia untuk berusaha bidding tuan rumah Piala Dunia senior 2034 bersama dengan negara lain terancam hilang karena kejadian ini.

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah, Akmal Maharli: FIFA Tidak Bisa Diintervensi

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah, Akmal Maharli: FIFA Tidak Bisa Diintervensi

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Buntut dari penolakan keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20, FIFA resmi mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali menyebut, FIFA ingin menunjukkan bahwa mereka tidak bisa diintervensi ataupun didikte. 

"FIFA itu tidak bisa diintervensi dan tidak bisa didikte. Ini wibawa FIFA yang ingin diperlihatkan kepada dunia," ujar Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali. 

Sebelumnya Akmal menyebut, ada politisi yang sudah menyiapkan win-win solution atas situasi ini. "Kita tukar Peru tuan rumah Piala Dunia U-20, kita tuan rumah U-17. Kenapa? Enggak ada Israel. Seperti itu dikatakan salah satu politisi," ujar Akmal. 

Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Kesiapan Venue Jadi Pertimbangan?

Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Kesiapan Venue Jadi Pertimbangan?

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20IndonesiaFIFA

Mantan pemain dan pelatih Timnas Indonesia, Fakhri Husaini mengatakan ada tiga kondisi yang bisa memeengaruhi batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia. Yakni, tragedi Kanjuruhan, maraknya penolakan terhadap Timnas Israel dan kesiapan venue. 

"Apakah venue yang diinginkan sudah sesuai dengan standar FIFA? Karena di berita terakhir yang saya dapatkan itu ada salah satu stadion yang kondisi tempat duduknya masih belum sesuai dengan harapan FIFA," ujar Fakhri. 

Sebelumnya, FIFA telah memutuskan untuk mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal ini ditetapkan setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui Presiden FIFA Gianni Infantino, Rabu (30/3/2023). 

FIFA menyatakan tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin dan jadwal turnamen tidak bergeser. Sanksi-sanksi potensial terhadap PSSI mungkin akan ditambahkan di tahap berikutnya. 

FIFA juga menekankan bahwa selain keputusan tersebut, badan sepakbola dunia itu akan terus berkomitmen untuk secara aktif membantu PSSI dengan kerja sama dan dukungan pemerintah Joko Widodo dalam proses transformasi sepak bola Indonesia, menyusul tragedi yang terjadi pada Oktober 2022 lalu.

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Insan sepak bola Tanah Air sedang dirundung petaka. Dua tahun lebih persiapan perhelatan Piala Dunia U-20 yang bakal tercatat sebagai sejarah, kini pupus sudah, setelah status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 dicabut oleh FIFA.

FIFA telah memberikan pernyataan resmi atas polemik Israel di Indonesia jelang Piala Dunia U-20 2023, hingga memutuskan dicoretnya status Indonesia sebagai tuan rumah.

Hal tersebut terungkap usai Presiden FIFA Giani Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu di Doha, Qatar, Rabu (29/3/2023) kemarin. 

Dengan dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, maka buyar lah impian Indonesia untuk mencetak sejarah sebagai penyelenggara event akbar sepak bola sejagat tersebut.

Pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 akibat adanya penolakan kedatangan timnas Israel ke Indonesia sangat berdampak luas bagi seluruh pemain, pelatih, pengelola stadion dan dan industri sepakbola Tanah Air.
 
Tak hanya itu, PSSI dan seluruh sepak bola Indonesia juga terancam sanksi dari FIFA. Meski hal tersebut baru akan diputuskan FIFA pada tahap selanjutnya. Tentu kita berharap Indonesia tidak terkena sanksi dari FIFA seperti pada 2015 silam.

Potret Kesedihan Timnas Usai Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Potret Kesedihan Timnas Usai Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Raut sedih dan kecewa tergambar di wajah seluruh squad Timnas U-20 usai Indonesia dicoret FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Hal itu terlihat dari salah satu postingan Instagram PSSI. Para pemain dan official berkumpul saat pencoretan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20.

Raut muka kecewa dan sedih terlihat karena mereka tak bisa tampil di pentas sepak bola dunia ini. 

Meski begitu, PSSI tetap memberikan semangat dengan tulisan "Mimpi harus dikejar dan kesempatan besar pasti akan terus datang". 

PSSI juga berterimakasih karena seluruh skuad selalu konsisten berjuang membela Merah Putih. 

Gibran Rakabuming Kesal Kepala Daerah Tolak Timnas Israel

Gibran Rakabuming Kesal Kepala Daerah Tolak Timnas Israel

Metro Xinwen • 2 days ago piala dunia u-20IndonesiaFIFA

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming heran dengan adanya penolakan terhadap Timnas Israel oleh kepala daerah yang menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Padahal, kepala daerah sudah menandatangani persetujuan menjadi tuan rumah pada 2021 lalu.

Gibran menyebut seharusnya protes dilakukan jauh-jauh hari. Gibran menunjukkan kekesalannya kepada dua gubernur yang menolak yakni Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 

Sebelumnya, FIFA telah memutuskan untuk mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal ini ditetapkan setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui Presiden FIFA Gianni Infantino, Rabu (30/3/2023). 

FIFA menyatakan tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin dan jadwal turnamen tidak bergeser. Sanksi-sanksi potensial terhadap PSSI mungkin akan ditambahkan di tahap berikutnya. 

FIFA juga menekankan bahwa selain keputusan tersebut, badan sepakbola dunia itu akan terus berkomitmen untuk secara aktif membantu PSSI dengan kerja sama dan dukungan pemerintah Joko Widodo dalam proses transformasi sepak bola Indonesia, menyusul tragedi yang terjadi pada Oktober 2022 lalu. 

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20, Gubernur Bali Pilih Matikan Komentar Instagram

Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20, Gubernur Bali Pilih Matikan Komentar Instagram

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Gubernur Bali I Wayan Koster memilih mematikan kolom komentar akun Instagram miliknya. Ia menjadi sorotan usai menolak kehadiran Timnas Israel yang rencananya bermain di Indonesia dalam ajang Piala Dunia U-20.

Semua postingan Koster tidak ada komentar. Warganet juga tidak bisa meninggalkan pesan di laman tersebut. 

Berbeda dengan Koster, akun media sosial milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diserbu warganet usai FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Ganjar juga sebelumnya menolak Timnas Israel bertanding di Indonesia. 

Buntut dari penolakan keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 itu, FIFA resmi menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Indonesia dipastikan batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yang dijadwalkan berlangsung di enam kota/kabupaten pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang. Informasi ini diumumkan sendiri oleh FIFA lewat laman resminya, Rabu (29/3/2023) malam.

Tertera bahwa keputusan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 diambil setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, bertemu dengan Ketum PSSI Erick Thohir. Kemudian, untuk tuan rumah baru akan diumumkan secepat mungkin dengan tanggal penyelenggaraan yang tidak berubah.

"Karena keadaaan saat ini, FIFA telah memutuskan untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 2023," tulis pernyataan di situs resmi FIFA.

Ironi Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Ironi Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Insan sepak bola Tanah Air sedang dirundung petaka. Dua tahun lebih persiapan perhelatan Piala Dunia U-20 yang bakal tercatat sebagai sejarah, kini pupus sudah, setelah status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 dicabut oleh FIFA.

Raut kesedihan dan kekecewaan tersirat dari para pemain Timnas U-20 dan official Garuda Muda, usai mendengar pengumuman dari FIFA bahwa telah mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023. 

Dari postingan Instagram resmi PSSI, bahkan kesedihan tersebut disimbolkan dengan warna foto hitam putih di setiap foto. 

FIFA telah memberikan pernyataan resmi atas polemik Israel di Indonesia jelang Piala Dunia U-20 2023, hingga memutuskan dicoretnya status Indonesia sebagai tuan rumah.

Hal tersebut terungkap usai Presiden FIFA Giani Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu di Doha, Qatar, Rabu (29/3/2023) kemarin. 

"Kalau untuk U-20 sudah bisa dipastikan tidak ada harapan lagi buat Indonesia untuk menjadi tuan rumah," ujar Waketum PSSI Zainudin Amali. 

Dengan dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, maka buyar lah impian Indonesia untuk mencetak sejarah sebagai penyelenggara event akbar sepak bola sejagat tersebut.
 
Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali menyebut, dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 sangat mencoreng nama Indonesia di mata dunia.

"Kita tidak tampil di Piala Dunia, kita diancam sansi FIFA, dan kita akan dikucilkan di kehidupan sepak bola kancah internasional," ujar Akmal Marhali.

Pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 akibat adanya penolakan kedatangan timnas Israel ke Indonesia sangat berdampak luas bagi seluruh pemain, pelatih, pengelola stadion dan dan industri sepakbola Tanah Air.
 
Tak hanya itu, PSSI dan seluruh sepak bola Indonesia juga terancam sanksi dari FIFA. Meski hal tersebut baru akan diputuskan FIFA pada tahap selanjutnya. Tentu kita berharap Indonesia tidak terkena sanksi dari FIFA seperti pada 2015 silam.

Warganet Serbu Instagram Ganjar Usai Piala Dunia U-20 Dibatalkan di Indonesia

Warganet Serbu Instagram Ganjar Usai Piala Dunia U-20 Dibatalkan di Indonesia

Selamat Pagi Indonesia • 2 days ago Piala Dunia U-20

Masyarakat Indonesia merasakan kekecewaan yang sama denga para pemain Timnas U-20 atas batalnya Piala Dunia U-20 2023 digelar di Indonesia. Berbagai komentar warganet dilemparkan ke media sosial, baik itu ke FIFA, dan ke akun instagram milik Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Seperti diketahui, Ganjar menolak kedatangan Timnas Israel ke Indonesia. Hal ini dinilai berpengaruh pada batalnya Indonesia jadi host Piala Dunia U-20

Salah satu akun Instagram milik @dzakiaufaahanif yang menuliskan, "Baru mau bangkit dari keterputukan. Ya sudahlah. Keep Strong Indonesia.

Berikutnya, akun Instagram milik @muhamadnahdhiarijalufsani yang menyebut, "Indonesia aman, Indonesia nyaman. Jangan dibatalin dong," tulisnya.

Selain itu, dari Instagram @saeful_ramdani yang mengungkapkan, "#RIPFOOTBALLINDONESIA telah gugur mimpi anak bangsa akibat isu politik," tulisnya.

Dari Instagram @firzkiafrizn_ yang menyebut, "Piala Dunia gagal. Israel tetap main Piala Dunia dan masih menjajah Palestina. Kita dapat apa pak?," tulis komentarnya ke Ganjar Pranowo.

Berbagai macam komentar warganet yang menunjukkan kekecewaannya terhadap penolakan keikutsertaan Timnas Israel dalam gelaran Piala Dunia U-20 2023, sehingga membuat Indonesia dicoret dari FIFA untuk menjadi tuan rumah dalam gelaran sepakbola internasional ini.

Warganet merasakan hal yang sama dengan para pemain Timnas muda, dan menganggap para tokoh dan kepala daerah yang menolak keikutsertaan Israel telah mengubur mimpi para atlet Timnas muda.

Akmal Marhali: Mimpi Pemain Muda Hilang Karena Egosentris Politisi

Akmal Marhali: Mimpi Pemain Muda Hilang Karena Egosentris Politisi

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Pengamat sepak bola sekaligus Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali menyesalkan Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 hanya karena kepentingan politik. Batalnya ajang ini telah mengubur mimpi para pemain sepak bola muda Indonesia. 

"Para pemain U-20 yang punya mimpi tampil di Piala Dunia, harus hilang mimpi mereka hanya karena egosentris para politisi kita," ujar Akmal Marhali dalam Breaking News Metro TV, Kamis (30/3/2023). 

FIFA telah resmi menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal ini buntut dari penolakan keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 oleh sejumlah kepala daerah. 

Padahal, menurut Akmal, para pemain Timnas Israel bukanlah penjajah. "Mereka adalah generasi muda yang punya harapan juga membawa perdamaian dunia," ujarnya. 

Akmal juga menuntut pihak-pihak yang membuat gaduh hingga Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 untuk bertanggung jawab. Ia juga menegaskan, para pihak tersebut harus menyampaikan permohonan maaf ke seluruh masyarakat Indonesia, terutama para pemain Timnas U-20. 

"Mereka yang telah menyebabkan Piala Dunia ini gagal digelar di Indonesia harus bertanggung jawab secara moral, harus menyampaikan permohonan maaf," ujar Akmal Marhali. 

Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, menurut Akmal, telah memalukan citra Tanah Air di mata internasional. "Bangsa kita akan dikenang oleh dunia sebagai bangsa yang tidak bisa memegang komitmen," ujarnya.

Akmal juga menyoroti nasib para pelaku UMKM yang sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk menyambut gelaran Piala Dunia U-20.

Waketum PSSI: Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia Menutup Kesempatan Pemain Muda

Waketum PSSI: Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia Menutup Kesempatan Pemain Muda

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali mengungkapkan kekecewaannya atas dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Menurutnya, pembatalan ini telah menutup kesempatan pemain muda Indonesia. 

Zainudin mengungkap, banyak pemain bintang sepak bola lahir dari turnamen U-20. Sebab, menurut Zainudin, banyak pemandu bakat dari klub besar datang untuk melihat potensi di turnamen U-20. 

"Jadi ini kesempatan sangat terbuka, dan itu kita tutup," sesal Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali. 

Mantan Menpora itu juga menyebut, keputusan FIFA ini menjadi pukulan besar bagi Indonesia. Zainudin juga mengkhawatirkan dampak pembatalan Piala Dunia U-20 ini bagi sepak bola di Indonesia. 

"Hal-hal buruk pasti terjadi buat sepak bola kita," ujarnya. 

Indriyanto Nugroho Kecewa Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Indonesia

Indriyanto Nugroho Kecewa Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Indonesia

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Asisten pelatih Timnas U-16 dan U-20, Indriyanto Nugroho kecewa dengan dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Terlebih, para pemain Timnas U-20 kehilangan kesempatan berlaga di kejuaraan internasional. 

"Sangat kecewa ya, karena adek-adek kita ini kan ingin bertumbuh dan menunjukkan kualitas mereka di sepak bola," ujar Asisten pelatih Timnas U-16 dan U-20, Indriyanto Nugroho. 

Mantan striker Timnas Indonesia itu juga berharap, sanksi yang dijatuhkan FIFA ke Indonesia tidak terlalu besar. 

Akmal Marhali Tuntut Pembuat Kegaduhan Piala Dunia U-20 Bertanggung Jawab

Akmal Marhali Tuntut Pembuat Kegaduhan Piala Dunia U-20 Bertanggung Jawab

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Pengamat sepak bola sekaligus Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali menuntut pihak-pihak yang membuat gaduh hingga Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 harus bertanggung jawab. Ia juga menegaskan, para pihak tersebut harus menyampaikan permohonan maaf ke seluruh masyarakat Indonesia, terutama para pemain Timnas U-20. 

"Mereka yang telah menyebabkan Piala Dunia ini gagal digelar di Indonesia harus bertanggung jawab secara moral, harus menyampaikan permohonan maaf," ujar Akmal Marhali. 

Menurut Akmal, para pembuat gaduh itu telah mengubur mimpi atlet muda Indonesia. Ia juga menyoroti event internasional ini batal digelar hanya karena egosentris dan kepentingan politik. 

Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, menurut Akmal, telah memalukan citra Tanah Air di mata internasional. "Bangsa kita akan dikenang oleh dunia sebagai bangsa yang tidak bisa memegang komitmen," ujarnya.

Pengamat: Indonesia Bisa Di-banned FIFA

Pengamat: Indonesia Bisa Di-banned FIFA

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

FIFA telah mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Tak sampai di situ, Indonesia juga berpotensi mendapat sanksi dari FIFA. Termasuk kemungkinan terburuk, Indonesia di-banned FIFA. 

"Bisa saja sanksi yang paling terburuk buat kita adalah kembali merasakan di-banned. Kita tidak bisa mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan FIFA," ujar pengamat sepak bola, Kesit Budi Handoyo dalam program Breaking News Metro TV, Rabu (29/3/2023). 

Keputusan FIFA ini juga, menurut Kesit, sangat menyakitkan masyarakat Indonesia. "Masyarakat sepak bola Indonesia berduka karena gagal menggelar event akbar Piala Dunia U-20," ujarnya. 

Kesit juga mengkritik para pemangku kepentingan yang seakan tidak kompak mendukung gelaran Piala Dunia U-20. Padahal, event ini bisa membawa banyak keuntungan bagi Indonsia. 

"Pemimpin negeri ini seperti tidak bersatu padu untuk mendukung event yang sebenarnya sangat memberikan keuntungan untuk Indonesia," ujarnya. 

Kecewa Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Zainudin Amali: Saya Mengawal Sejak 2019

Kecewa Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Zainudin Amali: Saya Mengawal Sejak 2019

Breaking News • 2 days ago piala dunia u-20

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali mengungkapkan kekecewaannya atas dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Padahal, Ia telah mengawal persiapan gelaran tersebut sejak 2019 lalu. 

"Pasti kita sedih dan kecewa. Apalagi saya telah mengawal ini sejak 2019," tegas Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali. 

Zainudin Amali juga menegaskan, persiapan Indonesia menggelar Piala Dunia U-20 sudah maksimal. Termasuk persiapan Timnas U-20 yang telah dirombak dua kali. 

"Kita sudah siap, infrastruktur sudah siap, kementerian lembaga sudah menjalankan tugasnya masing-masing. Arahan Pak Presiden Jokowi jelas. Kemudian tiba-tiba dengan keputusan seperti ini ya membuat kita sedih dan kecewa," ungkapnya. 

Zainudin juga mengungkapkan kekhawatirannya atas sanksi susulan yang kemungkinan dijatuhkan FIFA ke Indonesia. Ia berharap, sanksi itu tidak akan lebih berat dibandingkan sanksi FIFA pada 2015 silam. 

"Sanksinya apa, ini yang kita takut betul. Jangan sampai seperti yang pernah kita rasakan di 2015," ujarnya. 

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pernah menjatuhkan sanksi terhadap Timnas Indonesia pada 2015 silam. Sanksi tersebut merupakan buntut konflik antara PSSI dengan pemerintah lewat Kemenpora. Adanya intervensi dari Kemenpora membuat FIFA bersikap tegas dengan membekukan sepak bola Indonesia.

Pakar: Statement FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia Masih Abu-Abu

Pakar: Statement FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia Masih Abu-Abu

Breaking News • 3 days ago Piala Dunia U-20

Pakar hubungan internasional Teuku Rezasyah menyebut, statement yang diberikan FIFA saat mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 masih abu-abu. FIFA dinilai tidak menjelaskan situasi yang terjadi dalam negeri Indonesia seara detail.

Kalimat due to the current circumstances, membuat banyaknya pandangan atau asumsi dari seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini dinilai masih abu-abu karena sebagaimana diketahui, saat ini terjadi perbedaan pandangan antar tokoh nasional Indonesia dan perbedaan cara menafsirkan konstitusi.

Teuku Rezasyah menyatakan, pandangan nasional dan dunia akan cenderung menyalahkan Indonesia. Sehingga akar masalah yakni datangnya Timnas Israel ke Indonesia menjadi kabur. 

"FIFA tidak menyebutkan kata Israel, sebenarnya kata Israel itu hendak dimasukan di dalam kata kunci FIFA. Tapi dengan tidak menyebutkan kata Israel, publik dunia tidak mendapatkan informasi yang seimbang," ujar Rezasyah.

FIFA juga membuka suatu ruang untuk kolaborasi di masa depan. Namun Reza menyebut, hal itu terlambat, karena diibaratkan nasi sudah menjadi bubur dan air mata sudah sepanjang khatulistiwa.

FIFA Coret Indonesia, Hokky Caraka Luapkan Kekecewaan di IG Ganjar Pranowo

FIFA Coret Indonesia, Hokky Caraka Luapkan Kekecewaan di IG Ganjar Pranowo

Breaking News • 3 days ago Piala Dunia U-20

Salah satu penggawa Timnas U-20, Hokky Caraka mengungkapkan kesedihannya melalui status Instagramnya atas batalnya Timnas U-20 untuk tampil di Piala Dunia U-20 2023 serta dicoretnya Indonesia sebagai tuan rumah.

Hokky bahkan menautkan story Instagramnya ke Instagram Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam cuitan di Instagramnya, Hokky mengungkapkan kekecewaannya atas gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia. Ia menyebut, dirinya dan Timnas muda telah mati-matian berlatih untuk menuju gelaran sepakbola internasional FIFA ini. Namun, sekarang tidak ada artinya.

"Kami kecewa tentang gagalnya pildun-20, jangan kalian bilang halah pildun doang hasil give away. Walaupun hasil give away atau apapun yang kalian sebut, kita juga latihan mati-matian, sehati 3-4x latihan. Gimana capeknya, gimana beratnya kalian belum pernah ngerasain. Sekarang udah seperti ini.. Siapa yang masu di salahkan? bangun!!! kalian hanya mimpi," tulis Hokky di story Instagramnya, Rabu (29/3/2023) malam.

Hokky juga menulis di laman komentar Instagram milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan #mkshganjar_pranowo. Lebih lanjut, Hokky juga menuliskan kalimat dengan huruf kapital yang menandakan kemarahannya.

"KAMI TAU NASIB BAPAK SUDAH TERJAMIN, MASA DEPAN BAPAK JUGA SUDAH BAGUS, SEDANGKAN KAMI PAK? KAMI BARU MAU MERINTIS," tulis Hokky di laman komentar Instagram milik Ganjar Pranowo.

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ketum KOI: Bisa Berdampak ke Cabor Lain

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ketum KOI: Bisa Berdampak ke Cabor Lain

Breaking News • 3 days ago piala dunia u-20

Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 bisa berdampak ke cabang olahraga lain dalam mengikuti kejuaraan internasional. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari pada press conference Komite Olimpiade Indonesia, Jakarta, Rabu (29/3/2023).

Menurutnya, batalnya Piala Dunia U-20 2023 bisa berdampak luas ke cabang olahraga lainnya. Oktohari menyebut, Indonesia memiliki 67 cabang olahraga yang secara keseluruhan membawahi kurang lebih 100 juta dari populasi yang ada di Indonesia yang isinya mulai dari atlet elite hingga atlet pemula.

"Itu dari seluruh antero Indonesia. Apapun yang kita lakukan hari ini dapat menjadi dampak pada cita-cita yang ada oleh masyarakat Indonesia," ujar Oktohari.

Okto berharap, apapun yang terjadi saat ini jangan sampai berdampak pada cita-cita anak bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengumandangkan Indonesia Raya bahkan mengibarkan bendera Merah Putih.