NEWSTICKER

Ide Duet Anies-Ganjar, Surya Paloh: Itu Niat Baik, Bukan Cari Masalah

27 June 2022 20:37

Ide mengusung Anies Baswedan-Ganjar Pranowo sebagai kontestan Pilpres 2024, adalah konsep politik yang Partai NasDem tawarkan  dengan niat baik. Duet ini disebut "pemersatu bangsa" ini sebab dianggap solusi mencegah terulang polarisasi ekstrim yang berbuntut perpecahan sosial berkepanjangan seperti terjadi dalam Pilpres 2019.

"Itu ide yang dilandasi niat baik, bukan cari-cari masalah. Semoga tidak ada yang salah paham terhadap niat baik Partai NasDem. Tapi kalau ada salah pemahaman, ya itu risiko," ujar Ketum Partai NasDem Surya Paloh usai peresmian Kantor DPW Partai NasDem Aceh di Banda Aceh, Senin (28/6/2022).

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, adalah dua dari tiga nama yang Rakernas 2022 Partai NasDem rekomendasikan sebagai kandidat bakal capres kepada DPP Partai NasDem. Anies Baswedan yang meski seorang moderat namun jamak diketahui memiliki basis elektoral dari kelompok ekstrim kanan sebagaimana berlangsung dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 dan terasa pengaruhnya di Pilpres 2019.

Ganjar Pranowo juga seorang moderat dan kader PDIP yang berbasis massa kelompok pemilih nasionalis. Fakta bahwa basis massa dari kelompok itulah yang terbelah dan harus disatukan mendorong Partai NasDem mengusulkan agar dua tokoh yang masing-masing kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Jawa Tengah tersebut berpasangan sebagai kontestan Pilpres 2024. 

"Diakui atau tidak Pilpres 2019 meninggalkan kesedihan dan luka yang dalam. Dampaknya besar sekali, ada trauma terhadap pemilu. Perpecahan tidak hanya di masyarakat tapi sampai keluarga. Kita petik pelajaran bahwa praktek polarisasi, pendiskritan indentitas, ujaran yang tidak membesarkan hati bahkan adu domba tidak boleh terulang. Kita punya misi dan tanggung jawab yang sama, parpol harus mempunyai kesadaran agar pemilu mendatang bisa lebih berkualitas," papar Surya Paloh tentang ide duet Anies-Ganjar.

Hanya saja posisi Ganjar Pranowo berbeda dengan Anies Baswedan yang bukan kader partai politik manapun sehingga tidak sulit bagi Partai NasDem mencapreskannya. Ganjar Pranowo sejak jauh-jauh hari menegaskan hanya bersedia dicapreskan oleh PDIP

Maka untuk memasangkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan, Partai NasDem harus meminta persetujuan PDIP. Di sisi lain PDIP menolak bekerjasama dalam Pilres 2024 dengan PKS dan Demokrat yang merupakan calon mitra koalisi Partai NasDem.

Ketika ditanya apakah Partai NasDem telah mengkomunikasikan niat baiknya kepada PDIP, Surya Paloh mengaku belum. Pihak PDIP sedang menyusun jadwal menemui para ketum parpol dengan agenda membahas persiapan Pilpres 2024.

"Belum. Cemana (bagaimana)?" sahut Surya Paloh ditanya tentang ijin dari PDIP.