NEWSTICKER

IHSG Pagi Berlayar di Area Negatif, 213 Saham Kebakaran!

IHSG Pagi Berlayar di Area Negatif, 213 Saham Kebakaran!

Angga Bratadharma • 5 June 2023 09:09

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin pagi atau di awal pekan terpantau bergerak di area negatif. Indeks acuan saham Indonesia tak mampu berlayar di zona hijau sejalan dengan minimnya sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri.

IHSG Senin, 5 Juni 2023, perdagangan pagi dibuka di posisi 6.633 dan tak berapa lama melemah ke level 6.626. Level tertinggi pagi ini di 6.641 dan terendah di 6.609. Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 4,1 miliar lembar saham senilai Rp2,2 triliun. Sebanyak 230 saham menguat, sebanyak 213 saham melemah, dan sebanyak 217 saham stagnan.

Sementara itu, Ajaib Sekuritas memperkirakan IHSG pada perdagangan di awal pekan atau Senin bergerak bervariasi di kisaran 6.655–6.728. Sedangkan pada perdagangan terakhir di pekan lalu, Rabu, 31 Mei 2023, indeks acan saham Indonesia terpantau melemah 0,05 persen atau 3,16 poin di level 6.633,26.  

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyatakan pemerintah telah menetapkan pagu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di 2024 yang mencapai Rp128,15 triliun, meningkat dari anggaran tahun lalu yang tercatat hanya sekitar Rp125 triliun.

Sementara itu, pemerintah mengusulkan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp104,3 triliun-Rp124,3 triliun untuk tahun depan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan domestik serta penguatan sarana dan prasarana hingga cadangan pangan nasional," kata Ratih, dikutip dari riset hariannya.

Dari mancanegara, tambahnya, Amerika Serikat dilaporkan memiliki plafon utang yang akan jatuh tempo pada 5 Juni 2023 sebesar USD31,4 triliun. Adapun utang tersebut terbagi dua, yakni utang publik sebesar USD24,6 triliun, dan utang pemerintah sebesar USD6,8 triliun.

Sementara itu, unemployement rate di Amerika Serikat pada periode Mei 2023 tercatat meningkat di level 3,7 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya yang tercatat 3,4 persen. Non farm payrolls pada Mei 2023 juga meningkat menjadi 339 ribu dari sebelumnya yang tercatat pada level 294 ribu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Angga Bratadharma)