NEWSTICKER

Garut Masih Rawan Bencana, Warga di Bantaran Sungai Diimbau Waspada

26 September 2022 10:18

Satu orang meinggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di Garut, Kamis (22/9/2022) lalu. Selain itu sebanyak 1.672 KK terkena dampaknya. BNPB mengatakan, wilayah Garut memang berpotensi tinggi terkena banjir dan longsor.

Pemerintah daerah dan BNPB saat ini berfokus pada pencarian, penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar logistik masyarakat terdampak. Selain itu, Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari mengatakan, saat ini Dinas Pekerjaan Umum juga sedang fokus melakukan pembersihan akses yang terdampak banjir dan longsor.

"Fokus dalam satu sampai tiga hari ke depan yaitu melakukan pembersihan supaya akses bisa masuk dan logistik dasar dapat menjangkau masyarakat terdampak," ujar Kapusdatinkom BNPB, Abdul Muhari.

Abdul mengimbau masyarakat di kawasan tersebut untuk tidak panik namun meningkatkan kewaspadaan. Warga penting untuk waspada, khususnya bagi mereka yang tinggal di lokasi pegunungan atau yang berdekatan dengan lereng tebing dan bantaran sungai.

Sebab berdasarkan informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Garut masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada 3-4 hari ke depan.

"Kalau terjadi hujan dengan durasi lebih dari satu jam, coba lihat ke luar apabila jarak pandang kurang dari 50 meter, maka warga di sepanjang aliran sungai dan lereng tebing diimbau mengungsi ke lokasi yang lebih aman," kata Abdul.