7 Artis yang Lewati Momen Lebaran dengan Kasus Hukum

Purba Wirastama    •    16 Juni 2018 13:45 WIB
selebritas dan narkoba
7 Artis yang Lewati Momen Lebaran dengan Kasus Hukum
Tersangka kasus narkoba yang juga aktor senior Tio Pakusadewo (tengah) dihadirkan saat rilis kasus narkoba, di Polda Metro Jaya, Jakarta. (Foto: MI/Mohamad Irfan)

Jakarta: Libur Lebaran adalah salah satu momen bagi keluarga besar dan kerabat untuk berkumpul. Namun bagi sebagian orang, termasuk selebritas, kesempatan itu belum tentu bisa datang tahun ini karena mereka tengah menjalani hukuman atau menanti proses pengadilan. 

Dalam 1,5 tahun terakhir, ada belasan pesohor dunia hiburan yang terjerat kasus hukum terkait narkoba. Beberapa sudah bebas sejak akhir 2017 hingga bulan lalu, seperti Ridho Rhoma dan Ello. Namun beberapa masih menanggung konsekuensi hukum. 

Berikut tujuh selebritas yang saat Lebaran 2018 masih dikurung di jeruji, menjalani rehabilitasi, atau sedang menempuh proses hukum di pengadilan. 

1. Pretty Asmara

Aktris sinetron dan pemeran Mak Wecek dalam film Tina Toon & Lenong Bocah ini ditangkap di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 15 Juli 2017 dengan dugaan penyalahgunaan narkotika. 

Dalam persidangan, Pretty terbukti melanggar pasal kepemilikan dan transaksi sejumlah narkotika termasuk sabu. Pada 8 Maret lalu, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis hukuman enam tahun penjara dengan denda Rp1 miliar subsider kurungan tiga bulan. 

Pretty pun mengajukan banding. Namun malangnya, hukuman penjara justru bertambah. Pada awal Juni, Pengadilan Tinggi Jakarta menjatuhkan vonis pidana delapan tahun dengan denda Rp2 miliar subsider kurungan enam bulan. 

2. Gatot Brajamusti


Gatot Brajamusti saat tiba di Bareskrim Mabes Polri. (ANT/Reno Esnir)

Aktor dan sineas Gatot Brajamusti menghadapi proses hukum atas tiga kasus berbeda, yaitu narkotika, tindak asusila anak, serta kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar. 

Pada 20 April 2017, Pengadilan Negeri Mataram Kelas IA menjatuhkan vonis hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider kurungan tiga bulan atas pelanggaran narkotika. Gatot mengajukan banding, tetapi pada 14 Juni 2017, Pengadilan Tinggi Mataram menambah masa hukuman menjadi 10 tahun penjara. 

Pada 24 April lalu, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan pidana penjara sembilan tahun dan denda Rp200 juta subsider kurungan enam bulan atas kasus tindak asusila anak. 

Selain itu, Gatot juga masih menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar. Sidang lanjutan untuk kasus ini sedianya digelar pada 31 Mei lalu, tetapi ditunda hingga sebulan karena kondisi kesehatan Gatot, yang dikabarkan mengalami stroke ringan. 

3. Rio Reifan

Aktor sinetron Rio Reifan dua kali diciduk karena narkotika. Pertama, dia ditangkap pada Desember 2014 dan dijatuhi vonis pidana penjara satu tahun dua bulan pada  10 Agustus 2015. Dia bebas setelah sembilan bulan dikurung.

Aktor serial Tukang Bubur Naik Haji ini ditangkap lagi atas kasus serupa di Bekasi pada 13 Agustus 2017. Kabar terakhir dari Kompas.com, kini Rio sedang menjalani masa penjara dan akan bebas pada pertengahan 2018. Kekasihnya, Henny Moana mengatakan mereka akan menikah setelah Rio bebas dari penjara. 

Pada 2010, Rio pernah terjerat hukum karena kasus penganiayaan di Jatinegara. 

4. Fachri Albar

Rilis penangkapan Fachri Albar  (Medcom.id/Muhammad Al Hasan)

Aktor Fachri Albar ditangkap di Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Februari 2018 atas dugaan kepemilikan narkotika. Dari hasil pemeriksaan Badan Narkotika Nasional (BNN), diketahui bahwa Fachri telah menggunakan sabu selama 10 tahun. 

Hingga kini, Fachri masih menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Namun proses pengadilan untuk kasus ini tetap berjalan. 

Sidang pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan seharusnya digelar pada Kamis, 7 Juni lalu. Namun sidang diundur hingga 28 Juni karena majelis hakim berhalangan hadir. 

5. Tio Pakusadewo

Aktor Tio Pakusadewo ditangkap pada 19 Desember 2017 atas kasus kepemilikan sabu. Proses hukumnya sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Dalam sidang Senin, 4 Juni 2018, Jaksa Penuntut Umum memberi tuntutan pidana penjara enam tahun dan denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan. Sidang pledoi seharusnya digelar pada Kamis, 7 Juni. Namun sama seperti Fachri, sidang diundur menjadi Kamis, 28 Juni karena majelis hakim tidak hadir.  

Sementara itu, pihak keluarga dan rekan Tio tidak terima atas tuntutan JPU yang dianggap terlalu berlebihan. Menurut mereka, Tio layak mendapat kesempatan rehabilitasi, bukan penjara. 

Mereka juga membandingkan Tio dengan Jennfer Dunn, yang dituntut jauh lebih singkat atas kasus serupa, yaitu delapan bulan penjara. Sejumlah selebritas seperti Dewi Irawan dan Jajang C Noer berupaya membantu Tio untuk kasus ini. 

6. Jennifer Dunn


Artis Jennifer Dunn terlihat tersenyum saat rilis barang bukti penangkapannya di Polda Metro Jaya. (ANT/Hafidz Mubarak)

Selebritas yang populer karena skandal asmara ini ditangkap di Jakarta Selatan pada 31 Desember 2017 atas dugaan kepemilikan narkotika. Kasus ini bukan yang pertama. Pada 2005 dan 2009, Jennifer Dunn alias Jedun juga pernah berurusan dengan hukum karena kepemilikan sejumlah narkotika. 

Kasus yang terbaru ditangani Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Proses sidang sampai tahap replik atau jawaban pihak penggugat atas jawaban tergugat, yang digelar pada Kamis, 7 Juni lalu. 

Jaksa Penuntut Umum memberi tuntutan delapan bulan penjara dipotong masa tahanan. Jedun sempat mengajukan pledoi demi keringanan hukuman, tetapi JPU menolak. 

Kendati begitu, tuntutan delapan bulan tersebut dianggap janggal oleh beberapa pihak, termasuk Raditya Argobie, rekan Jedun yang ikut ditangkap dalam kasus tersebut. Pasalnya, Raditya dituntut lima tahun kurungan dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan.

Kuasa hukum Raditya dan kuasa hukum Jedun memberi pengakuan yang saling bertolak belakang atas perbedaan tuntutan tersebut. 

7. Roro Fitria


Roro Fitria menggunakan baju tananan (Foto: MTVN/Deny Irwanto)

Aktris layar kaca dan pesohor sensasional ini ditangkap di Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Februari 2018 dan kedapatan memiliki sabu dua gram. Tidak sendiri, dia ditangkap bersama rekannya Wawan Hartawan, fotografer. 

Pada 28 Mei, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah menyerahkan Roro dan Wawan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani proses persidangan.

Pelimpahan berkas untuk pesidangan mereka satu gelombang dengan Dhawiya Zaida, putri bungsu penyanyi dangdut senior Elvy Sukaesih. 
 




(ASA)