Media Sosial Berdebat Terkait Kematian Mark Salling "Glee"

Purba Wirastama    •    31 Januari 2018 15:13 WIB
mark salling
Media Sosial Berdebat Terkait Kematian Mark Salling
Mark Salling (Foto: gettyimages)

Jakarta: Kematian aktor dan musisi Mark Salling yang diduga bunuh diri memicu perdebatan di media sosial. Obrolan panas ini berpusat pada status Mark sebagai terpidana kasus pornografi anak-anak yang sedianya akan menjalani masa hukuman Maret mendatang.

Mark ditemukan meninggal di daerah Sunland-Tujunga Los Angeles pada Selasa pagi, 30 Januari 2018. Kendati belum ada pernyataan resmi, kantor penyidik jenazah Los Angeles menyebut Mark ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon.

Mark, kelahiran Texas 1982, memulai karier sebagai guru musik dan musisi solo pada usia 26. Dia bergabung ke serial Glee sebagai aktor selama empat musim sejak 2008 hingga 2013.

Pada Desember 2015, Mark ditangkap di rumah atas dugaan kepemilikan ribuan foto dan video yang merujuk ke pornografi anak. Dalam persidangan pada penghujung 2017, Mark mengaku bersalah. Dia dijatuhi hukuman pidana empat sampai tujuh tahun penjara yang akan dimulai pada Maret 2018.

Namun sebelum resmi masuk tahanan, Mark meninggal. Empati publik terhadap Mark terganggu karena pengakuan dia atas kasus pornografi tersebut.

Sejumlah orang di media sosial Twitter menyebut bahwa kematian Mark tidak perlu ditangisi atau dibela karena menganggap Mark hanya lari dari hukuman. Tragedi ini disebut tak sebanding dengan tragedi yang dialami anak-anak korban pornografi dan kekerasan seksual.

"Mark Salling membunuh dirinya sendiri supaya dia tak perlu masuk penjara karena memiliki lebih dari 50 ribu gambar dan video kekerasan seksual terhadap anak-anak. Berhenti mengasihani dia," kicau @tiredhan.




"Bunuh diri itu tragis tapi ada perbedaan besar antara orang tak bersalah yang kalah menghadapi depresi dengan Mark Salling yang menghindari hukuman atas kejahatan dia yang sakit. Jangan satukan orang-orang ini," kicau @britnope_.




Sejumlah pengguna lain tak sepakat dengan anggapan itu. Mereka menilai kematian tetap sebuah tragedi menyedihkan bagi keluarga. Mereka juga menentang sejumlah komentar lain yang secara blak-blakan menyatakan senang atas kematiannya.

"Persetan jika kalian memakai kematian Mark Salling untuk menghina dia soal dakwaan terakhir. Aku tak membela apa yang dia lakukan, tetapi dia melakukan bunuh diri. Dia masih punya keluarga dan orang-orang tersayang yang merasakan luka mendalam. Jangan jadi kurang ajar," kicau @MaggieCantaloup.




"Suatu hari internet menghina Logan Paul karena tak sensitif terhadap bunuh diri, dan hari berikutnya internet merayakan bunuh diri Mark Salling. Mark layak mendekam di penjara atau klinik. Bukan meninggal. Maaf aku tak bisa gembira atas kematiannya," kicau @camilahumor.




Sementara itu, para aktor serial Glee juga berbagi ucapan belasungkawa di Twitter. Tim Davis, pelatih vokal Glee, bereaksi terhadap komentar yang menyudutkan Mark.

"Mari saya perjelas. Punya belas kasih terhadap #MarkSalling tak mengecilkan tindak kejahatannya, juga tidak mengurangi rasa sakit dan hancur para korban. Saya hanya bilang, jangan tambah rasa sakit keluarganya. Ini adalah anak mereka. Jika kalian tak punya dosa, silakan lempar batu," kata Tim lewat akun @loudmouthmuch.

Mark bukan aktor Glee yang pertama meninggal dalam usia muda. Sebelumnya, Cory Monteith ditemukan meninggal karena keracunan heroin dan alkohol di kamar hotel kawasan Vancouver pada 13 Juli 2013. Cory meninggal dalam usia 31.


 
(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

5 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA