Nafa Urbach: Tak Ada Ruang untuk Intoleransi

Media Indonesia    •    01 Juni 2017 11:43 WIB
nafa urbach
Nafa Urbach: Tak Ada Ruang untuk Intoleransi
(Foto: Dok.MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lama tak muncul di layar kaca, aktris dan penyanyi, Nafa Urbach, 36, kembali mengeluarkan single baru. Alasan perempuan yang populer lewat soundtrack sinetron era 1990-an yang berjudul Deru Debu  tersebut semata-mata karena menjaga anaknya di rumah. Anak merupakan yang utama dalam hidupnya.

Karena konsentrasi dengan tumbuh kembang anak, peristiwa pawai obor yang diikuti anak-anak sambil meneriakkan kalimat kebencian yang belakangan viral di media sosial turut membuatnya khawatir. "Itu sangat mengerikan, ketika kebencian sudah mulai ditanamkan sejak anak-anak," ujarnya.

Hal itu yang membuatnya menjadi lebih lantang menyuarakan penegakan Pancasila. Saat ini banyak orang yang memang muncul sebagai pemecah belah bangsa. Namun, sayangnya, masyarakat cenderung bertindak pasif dalam menekan perpecahan muncul. Hal itu yang ia katakan sebagai silent majority dan membuat intoleransi menyebar luas.

"Ini saatnya kita berdiri untuk Pancasila karena kalau kita diam saja, intoleransi akan dianggap benar, mereka akan terus melakukan itu, dan itu berpotensi memicu perpecahan," tutur perempuan asal Magelang tersebut.

Nafa menjelaskan setiap agama pada dasarnya mengajarkan untuk saling berdamai, saling toleran, meski dengan yang berbeda kepercayaan. Bagi mereka yang saling menghujat, Nafa berpesan untuk coba lebih giat mempelajari sejarah.

"Karena Nabi Muhammad sejak dulu juga sudah menyebarkan Islam dengan damai, saling bertoleransi, bahkan dengan yang berbeda agama sekalipun. Itu kan sejarah. Fondasi bahwa setiap agama memang mengajarkan kedamaian," jelas Nafa.

Ia bersyukur teman-teman artis saat ini setuju untuk menegakkan slogan NKRI harga mati. Bersama beberapa artis lainnya, ia membuat video ajakan untuk saling bertoleransi dan dibagikan di laman media sosial.

Berlatih keras

Setelah tujuh tahun vakum dalam dunia tarik suara, kini ibu satu anak tersebut kembali hadir meramaikan belantika musik Indonesia. Melalui single terbarunya yang berjudul Melepasmu Kelemahanku, ia kembali menyapa para pendengar setianya di Tanah Air.

Lagu yang ia bawakan kali ini masih bertemakan patah hati, sebuah tema yang selalu hangat untuk dijadikan lagu. Seluruh materi lagu dituliskan sang adik, Alam Urbach, yang juga merupakan penulis lagu untuk para penyanyi dalam negeri seperti Isyana Sarasvati, Rossa, dan Afgan. "Karena yang menulis lagu ini adalah adik aku sendiri, jadi dia sudah tahu karakter suara aku kayak gimana, tipe lagu yang cocok buat aku. Jadi, aku percayakan semuanya sama dia," ungkapnya.

Lama tak berkecimpung di dunia tarik suara juga membuatnya kembali berlatih keras mengembalikan kualitas suaranya seperti dahulu. Untuk itu, bibi pianis muda Joey Alexander tersebut rela berlatih dengan menyewa ruang karaoke dan bernyanyi selama 5 jam sehari. Dirinya mengaku, setelah empat hari melakukan hal tersebut, baru ia merasa suaranya kembali stabil.

Industri musik memang berkembang dari masa ke masa. Itulah yang dirasakan pelantun Hati Tergores Cinta yang populer pada 1996. Menurutnya, loyalitas pendengar musik di era 1990-an lebih besar karena segala rilisan masih berupa rilisan fisik.

Ada upaya pendengar untuk membeli rilisan fisik, menghafal lirik yang tertulis di kover kaset tersebut, dan menghadiri konser-konser. Itulah yang membuatnya berencana kembali mengumpulkan lagu-lagunya terdahulu dan merilis minialbum. Namun, tentunya saat ini ia berusaha menggapai pendengar milenial dengan beragam media putar seperti Itunes, Spotify, dan Youtube. (M-2)


(DEV)