Kepolisian Tutup Investigasi Kematian Jonghyun

Purba Wirastama    •    20 Desember 2017 15:16 WIB
selebritas
Kepolisian Tutup Investigasi Kematian Jonghyun
Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan Jonghyun bunuh diri (Foto: Alkpop)

Seoul: Kepolisian distrik Gangnam Korea Selatan telah menutup investigasi terhadap kematian Kim Jong-hyun, personel grup K-Pop SHINee. Kasus ditutup karena penyebab kematian sudah jelas.

"Karena sudah jelas bahwa dia mengakhiri hidupnya sendiri, kami diperintahkan untuk menutup investigasi ini," kata pihak kepolisian pada Selasa malam, 19 Desember 2017, dikutip dari AllKPop.

Jonghyun meninggal bunuh diri pada Senin petang, 18 Desember. Dia ditemukan dalam kondisi tak sadar di hotel hunian kawasan Gangnam dan segera dilarikan ke rumah sakit tetapi nyawanya sudah tak tertolong.

Pria kelahiran 1990 ini meracuni dirinya sendiri dengan karbon monoksida, hasil pembakaran briket batubara. Wajan berisi batubara ditemukan polisi di lokasi kejadian.

Dari surat perpisahan yang dikirimkan ke Jang Hee-yeon alias Nine9, vokalis Dear Cloud, diketahui bahwa bintang pop ini telah menderita depresi sejak lama. Dua jam sebelum ditemukan, Jonghyun juga mengirim pesan teks perpisahan ke kakak perempuannya.

Pada 2015, dalam sebuah wawancara radio, Jonghyun pernah mengaku punya gangguan mental Seasonal Affective Disorder. SAD adalah jenis depresi yang erat berkaitan dengan perubahan musim dan dialami banyak orang dari negara-negara empat musim, termasuk Korea Selatan.

Hingga hari ini, acara penghormatan terakhir bagi Jonghyun masih digelar di Asan Medical Center. Jenazah Jonghyun akan dimakamkan secara privat pada Kamis 21 Desember.

Jonghyun meninggal dalam usia 27 tahun. Kematiannya memantik obrolan mengenai bunuh diri di Korea Selatan serta tekanan berat yang dihadapi para bintang K-Pop.

 


(DEV)

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

4 days Ago

Yon dan Koes Plus meninggalkan segudang warisan bagi generasi setelah mereka. Semasa jayanya, K…

BERITA LAINNYA