Chris Cornell Diduga Meninggal karena Malpraktik

Cecylia Rura    •    02 November 2018 10:33 WIB
musisi meninggal
Chris Cornell Diduga Meninggal karena Malpraktik
Chris Cornell saat tampil dalam Download Festival tahun 2009. (Foto: Adam Gasson/Alamy)

Los Angeles: Chris Cornell ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada 18 Mei 2017 di Hotel MGM Grand, Detroit. Ia ditemukan meninggal dunia dengan seutas tali menjerat lehernya.

Jelang tiga tahun kepergian vokalis Soundgarden itu, sang istri, Vicky Cornell muncul dengan kabar baru. Ia melayangkan tuntutan terhadap Dr. Robert Koplin yang diduga telah memberi Chris Cornell dosis obat berlebih. Tindakan ini diduga Vicky sebagai bentuk malpraktik.

Menurut laporan yang dihimpun dari Rolling Stone, Dr. Robert Koblin telah lalai dan berulang kali memberi resep zat-zat berbahaya yang mengubah pikiran dan merusak kondisi kognisi Chris Cornell. Tindakan itu diduga menjadi penyebab Chris Cornell berperilaku impulsif, tidak dapat mengendalikan diri hingga membuat Chris Cornell meregang nyawa.

Koblin diduga memberikan resep lebih dari 940 dosis obat anti-cemas Lorazepam (Ativan) antara September 2015 dan saat kematiannya pada Mei 2017. Sang dokter memberikan Oxycodone, meski diduga Cornell tidak pernah melakukan pemeriksaan medis, penelitian laboratorium, atau penilaian klinis. 

Lorazepam memiliki efek samping yang dapat merusak pemikiran dan membuat pengguna bersikap impulsif serta meningkatkan risiko bunuh diri. Sementara itu, dalam tuntutan Koblin disebut menginstruksikan pembuatan resep obat pada staf non-medis membuatkan banyak resep untuk Cornell tanpa pengawasan.

Beberapa pihak terdakwa baik itu pihak Koblin and Robertson Cardiovascular Center belum memberikan respons terkait tuntutan ini.

Sementara itu, hasil autopsi dan toksikologi yang dirilis menunjukkan ada tujuh jenis obat berbeda di tubuh Cornell saat kematiannya, termasuk dosis obat Ativan. Namun, pihak medis mengatakan kematian Cornell adalah bunuh diri dan obat-obatan tidak berkontribusi pada penyebab kematian.

 


(ASA)

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

3 days Ago

Dapat disimpulkan, Jerinx adalah korban dari sikap 'lancang' Via Vallen dan beberapa pe…

BERITA LAINNYA