George dan Amal Clooney Bantu Anak-anak Korban Kebijakan Imigrasi Trump

Purba Wirastama    •    21 Juni 2018 18:22 WIB
george clooney
George dan Amal Clooney Bantu Anak-anak Korban Kebijakan Imigrasi Trump
George dan Amal Clooney (Foto: gettyimages)

California: Sineas George Clooney beserta istrinya Amal Alamuddin menaruh perhatian khusus kepada anak-anak imigran yang terpisah dengan orang tua mereka di perbatasan AS-Meksiko karena kebijakan imigrasi "zero tolerance" Presiden Donald Trump.

Lewat Clooney Foundation for Justice, seperti dilaporkan People, mereka akan memberikan donasi sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,4 miliar bagi Young Center for Immigrant Children’s Rights, lembaga nirlaba yang mengupayakan pemenuhan hak asasi bagi anak-anak imigran.

"Pada suatu ketika di masa depan, anak-anak kami akan bertanya pada kami, 'Apakah benar negara kita pernah mengambil bayi-bayi dari orang tua mereka dan menaruh mereka di pusat tahanan?'," kata George dan Amal dalam siaran pers, seperti dikutip People.

"Ketika kami jawab iya, mereka akan bertanya ke kami, apa yang telah kami lakukan untuk itu, apa yang kami katakan, di sisi mana kami berpijak. Kami tidak dapat mengubah kebijakan administrasi ini, tetapi kami bisa membantu membela para korbannya," lanjut mereka.

Pasangan George-Amal termasuk kalangan pesohor industri hiburan yang mengecam kebijakan imigrasi "zero tolerance" Trump. Pekan lalu tepat pada hari ulang tahun ke-72 Trump, pasangan John Legend dan Chrissy Teigen juga berdonasi USD288 ribu atau sekitar Rp4 miliar kepada American Civil Liberties Union (ACLU) untuk membantu para keluarga imigran.

Kebijakan imigrasi ini berjalan sejak awal Mei 2018. Menurut sejumlah pejabat AS, sudah ada lebih dari 2.300 anak-anak imigran di perbatasan AS-Meksiko yang dipisahkan dari keluarga mereka.

Penyataan George-Amal soal donasi keluar beberapa saat sebelum Gedung Putih merilis pernyataan terbaru Presiden Trump soal kebijakan ini pada Rabu, 20 Juni waktu setempat. Untuk sementara, Trump menghentikan kebijakan tentang pemisahan keluarga imigran ilegal. Mereka tetap ditahan, tetapi harus bersama-sama.




 


(ELG)