Kasus Pelecehan Seksual, Harvey Weinstein Menyerahkan Diri ke Polisi

Cecylia Rura    •    26 Mei 2018 16:24 WIB
selebritasharvey weinstein
Kasus Pelecehan Seksual, Harvey Weinstein Menyerahkan Diri ke Polisi
Harvey Weinstein (Foto: gettyimages)

Jakarta: Produser Harvey Weinstein menyerahkan diri pada Jumat, 25 Mei 2018 waktu setempat. Ia kembali dituduh melakukan pemerkosaan serta pelecehan seksual, dan menyerahkan diri ke polisi di Manhattan, New York.

Weinstein ditangkap atas tuduhan dua kasus perkosaan dan satu tindakan seksual kriminal. Dakwaan perkosaan melibatkan seorang wanita yang tidak dipublikasikan.

Weinstein dituduh mengurung perempuan itu di kamar Hotel Manhattan dan memperkosanya pada tahun 2013, menurut pengaduan pengadilan.

Kemudian, tuduhan tindakan seks kriminal berasal dari pertemuan tahun 2004 antara Weinstein dan Lucia Evans, yang dulunya seorang calon artis. Evans mengatakan kepada majalah The New Yorker, Weinstein memaksanya untuk melakukan seks oral selama pertemuan siang hari di kantornya.

"Saya sangat takut padanya. Saya mengatakan tidak, dan ketika dia berada di atas saya, saya berkata, 'Saya tidak ingin melakukan ini.' Dia terus memaksa saya dan itu menjijikkan. Dia seperti babi," ungkapnya kepada Variety.

Jaksa mengatakan kepada pengadilan bahwa Weinstein telah menggunakan posisinya, uang dan kekuasaan untuk memancing perempuan muda ke dalam situasi di mana ia dapat melanggarnya secara seksual.

Para hakim sedang mempertimbangkan apakah ada cukup bukti bagi Weinstein untuk diadili. Sehingga, keputusan mereka terhadap Weinstein akan diumumkan di pengadilan pada 30 Juli mendatang.

Weinstein selalu membantah semua tuduhan seks non-konsensual. Pengacara Weinstein, Benjamin Brafman, mengatakan kliennya dengan keras membantah tuduhan itu dan akan berjuang untuk melawan tuduhan tersebut.

Dilansir dari laman ABC, jika tuduhan terbukti Weinstein kemungkinan akan mendapat hukuman kurungan selama 25 tahun. Seperti diketahui, setidaknya hingga kini ada sekitar 80 perempuan yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh Weinstein.

Weinstein diminta membayar sejumlah USD10 juta oleh pengadilan Manhattan. Dia baru membayar USD1 juta dalam bentuk cek ke kasir untuk mengirim jaminan, dan setuju untuk tidak bepergian ke luar New York State dan Connecticut tanpa izin terlebih dahulu dari pengadilan. Dia juga setuju untuk memakai perangkat pemantauan GPS-enabled.



 


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA