Buku

Cantika Tahu Karya Eka Kurniawan dari Dian Sastro

Retno Hemawati    •    26 September 2016 10:46 WIB
buku
Cantika Tahu Karya Eka Kurniawan dari Dian Sastro
Cantika Abigail. (Foto: MI/Retno)

Metrotvnews.com: Salah satu personel grup musik trio, Gamaliel Audrey Cantika (GAC), Cantika Abigail, 23, menyukai buku sejak lima tahun lalu.

Dia juga menyukai penulis-penulis Indonesia, seperti Ayu Utami dan Eka Kurniawan.

"Mereka penulis yang hebat. Diksi mereka sangat luar biasa dan kaya. Bahkan kalau Eka Kurniawan itu bercerita kaleng susu bekas saja bisa seperti benda hidup," kata Cantika saat berbincang dengan Media Indonesia, Jumat (23/9/2016) .

Dia bercerita membaca buku ialah aktivitas yang menular. Dia mengaku teman-teman dan media sosial memengaruhi kebiasaan barunya itu.

Baca: The Black Album yang Membawa Berkah Bagi Metallica

"Jadi, sayang kalau tidak dibagikan. Saya tahu Eka Kurniawan itu juga dari akun Dian Sastrowardoyo," akunya.
Dia memilih membaca buku karena menurutnya buku bisa menambah ilmu dan membebaskan imajinasi.
Menurutnya, buku fisik juga mudah dibawa ke mana-mana.

"Berbeda dengan buku digital yang sangat bergantung pada kuota dan sambungan internet. Selain itu, saya suka buku karena bisa dikoleksi dan bisa dihibahkan."

Meski demikian, dia mengaku tidak semua buku yang dibeli selalu dikoleksi karena buku baginya juga merupakan harta sekaligus investasi.  Buku-buku yang dihibahkan pada umumnya novel dan buku yang akan dikoleksinya biasanya buku-buku psikologi, desain, spiritual.

"Buku itu kalau semakin dibaca, semakin detail, kita akan mendapatkan semakin banyak hal yang selama ini kita tidak tahu," katanya.

Dia tidak terlalu mempermasalahkan berapa uang yang dibelanjakan untuk membeli buku. "Saya juga suka datang ke toko buku. Awalnya saya ingin membeli satu buku, tapi biasanya berakhir beli banyak, tidak apa-apa harus mengeluarkan bujet ekstra," ucap penggemar muay thai dan wall climbing itu.

Lulusan Universitas Pelita Harapan itu juga bercerita ulasan buku yang sangat menarik akan sangat memengaruhinya.

Baca: Penyanyi Tua, Balada Legenda Pop

Terapi

Dia kemudian menjelaskan alasan dirinya rajin membaca. Bagi Cantika, membaca bagaikan terapi.
Sebelum jatuh cinta pada aktivitas membaca, dia merasa sebagai seorang yang selalu berpikir berlebihan dan belum bisa mengerti banyak hal yang terjadi di dalam kehidupannya.

"Setelah bertemu buku dan mulai baca, banyak jawaban-jawaban yang saya temukan. Saya juga tertarik dengan jalan pikiran orang lain, apalagi kalau dia bisa menuangkannya dalam sebuah karya tulis," jelas Cantika yang saat ini tengah mengumpulkan buku serial The School of Life-Developing Emotional Intelligence.

Pergulatannya dengan masalah kebahagiaan dan kepuasan membuatnya terkena penyakit psoriasis yang juga disebabkan stres.

Selain itu, banyak membaca mendorong keinginannya untuk menulis. Keduanya ketika digabungkan menjadi sebuah keinginan dalam diri Cantika.

"Saya sangat tertarik untuk membuat buku tentang perjalanan saya berjuang dan sampai sekarang masih mengidap penyakit ini. Saat ini saya sudah bisa melihat ini sebagai kekuatan saya untuk menguatkan orang lain juga," ucap anak penyanyi Indonesia era 1980-an, Jean Pattikawa, itu.

 


(FIT)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA