Selebritas Buat Video Kompilasi Saya Indonesia, Saya Pancasila

Purba Wirastama    •    01 Juni 2017 14:04 WIB
hari pancasila
Selebritas Buat Video Kompilasi Saya Indonesia, Saya Pancasila
(Foto: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah musisi, artis peran, dan figur media massa membuat video kompilasi 'Saya Indonesia, Saya Pancasila' untuk memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2017. Pembuatan kompilasi ini terinspirasi dari unggahan video pidato presiden Joko 'Jokowi' Widodo tentang Pancasila di media sosial.

Tayangan berdurasi dua menit itu dibuka dengan potongan 24 detik pidato Jokowi. Sebelumnya, tayangan pidato Jokowi telah disebarkan di saluran YouTube dan Instagram pada Senin 29 Mei 2017.

"Pancasila itu jiwa dan raga kita. Ada di darah dan detak jantung kita. Berkat keutuhan bangsa dan negara. Saya Jokowi. Saya Indonesia. Saya Pancasila," kata Jokowi.

Sejumlah tokoh kemudian muncul bergantian, mengucapkan slogan 'saya Indonesia, saya Pancasila. Slogan tersebut menjadi semacam 'mantra' yang digaungkan berulang-ulang, sebagai pengingat bahwa negara ini diikat dan dilandasi oleh semangat keberagaman Pancasila. Pada latar suara, lagu Indonesia Raya dinyanyikan.

Musisi yang terlibat antara lain Yosi Mokalu, Djoni Permato, Tika Panggabean, Astrid Tiar, Nafa Urbach, REJOZ The Groove, dan Guntur Simbolon. Lalu ada Lukman Sardi, Wulan Guritno, dan sutradara Nia Dinata. Figur media antara lain Andini Effendi, Hilbram Dunar, Grace Nathalie, Bayu Oktara, dan Charles Bonar Sirait. Ada pula Soni Ammho Mongan dan Pandji Pragiwaksono.
 
Dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, kolaborasi kecil ini diawali dengan obrolan di grup jejaring media sosial. Setiap orang lantas membuat rekaman sendiri, yang kemudian dijahit dan dijadikan satu video.

Mereka sama-sama berharap, Pancasila tetap dipegang teguh oleh bangsa Indonesia sebagai pedoman bernegara. Ideologi ini menjamin keberagaman bangsa yang multi etnis, bahasa, adat istiadat, agama dan keyakinan. Karena itu, keberadaannya tak perlu dipersoalkan lagi, apalagi diganti.

 


(DEV)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA