Manajer Bantah Video Kontroversi Teza Sumendra Berisi Ucapan Sumpah Serapah

Purba Wirastama    •    03 April 2018 19:48 WIB
teza sumendra
Manajer Bantah Video Kontroversi Teza Sumendra Berisi Ucapan Sumpah Serapah
Teza Sumendra (Foto: dok. MI)

Jakarta: Ungkapan penyanyi Teza Sumendra di media sosial memicu kontroversi saat dia mengeposkan video opini mengenai perilaku para pendukung grup sepakbola Persija pada Sabtu lalu. Menurut pihak manajemen Teza, sempat ada sebaran video serupa berisi suara ucapan sumpah serapah tetapi bukan suara Teza.

"Dari Instagram Stories Teza, sebenarnya tidak ada suara," kata Aksa, sang manajer kepada Medcom.id lewat sambungan telepon, Selasa, 3 April 2018.

"Saya enggak tahu, kami dari manajemen juga tak mau menuduh, tetapi keluar lagi video dari video Teza tetapi pakai suara yang bilang soal 'terlindas' dan segala macam. Kalau didengar-dengar, suara Teza tidak seperti itu. Suara Teza berat dan nge-bass, sementara di video itu, suaranya tidak seberat itu," lanjutnya.

Menurut Aksa, video "kedua" yang sudah tak terlacak ini memperkeruh kontroversi yang telah lebih dulu muncul. Namun pihaknya tak menampik bahwa Teza memang mengeposkan video berisi opini atas peristiwa "di depan mata".

"Sebenarnya masalahnya diperkeruh akan hal itu. Teza memang mengeposkan itu murni karena dia menganggap itu sebagai opini atas apa yang di depan mata. Dia tidak menuding seseorang. Apa yang dilihat di depan mata, itu dianggap sebagai opini publik. Kita kan harusnya bebas mengutarakan pendapat apa yang ada di depan mata, tetapi dia tidak bermaksud menuding orang atau siapa. Saat itu di depan mobilnya, kebetulan seperti itu," tutur Aksa.

Teza mengeposkan video di Instagram Stories pada Sabtu malam, 31 Maret 2018, berisi keluhan soal suporter Persija yang dikaitkan dengan tindakan buang sampah sembarangan dan biang macet. Pada hari itu, grup Persija Jakarta menghadapi Arema FC dalam laga lanjutan Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan.

"Keren nih suporter Persija, kalau enggak nyampah, ya bikin macet. How civilized," tulis Teza dalam video berusia 24 jam yang telah dihapus lebih dulu.

Video opini ini tersebar lebih luas dan memancing kemarahan para pendukung Persija di media sosial, yang dialamatkan ke akun-akun media sosial Teza baik di Twitter maupun Instagram. Sebagian besar berisi hujatan terhadap Teza dan sebagian lagi berdebat mengenai Jakmania.

 


(ELG)