Aktor Senior Deddy Sutomo Meninggal

Purba Wirastama    •    18 April 2018 10:13 WIB
artis meninggal
Aktor Senior Deddy Sutomo Meninggal
Deddy Sutomo saat menghadiri FFI 2017 (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Jakarta: Deddy Sutomo, aktor senior peraih Piala Citra lewat film Mencari Hilal, dikabarkan meninggal dunia dalam usia 76 pagi ini, Rabu, 18 April 2018. Kabar ini pertama diketahui lewat sebaran informasi dari putrinya Becky Sutomo yang beredar di kalangan wartawan.

Keponakannya, Marrysa Tunjung Sari menyampaikan berita duka ini di media sosial.

"Telah meninggal dunia paman saya Deddy Sutomo hari ini pukul 07.00 WIB di Jakarta. Semoga jiwanya  tenang bersama Allah SWT dan keluarganya tabah dalam melewati masa kehilangan ini," kicau Marrysa lewat akun @poeticpicture.

Beberapa aktor seperti Lukman Sardi, Dian Sastrowardoyo, dan Tio Pakusadewo juga membagikan kabar duka ini di media sosial Instagram.

Bersama WS Rendra, Deddy ikut mendirikan kelompok teater di Yogyakarta pada era 1960-an, Studi Grup Drama Yogyakarta. Kelompok ini juga mempertemukan dia dengan mendiang Amoroso Katamsi, yang meninggal kemarin Selasa pagi dini hari.

Sama seperti Amoroso, Deddy aktif sebagai aktor layar lebar sejak 1970-an. Film pertamanya adalah Awan Djingga (1970) yang disutradarai Lilik Sudjio. Setelah menjadi Panji di film Pandji Tengkorak (1971) garapan A Harris dan Yang Shih Ching, namanya semakin populer.

Deddy juga bermain di film perang atau perjuangan. Jika Amoroso dikenal sebagai Soeharto, Deddy dikenal sebagai Jenderal Sudirman lewat Janur Kuning (1979) garapan Alam Surawidjaja.

Setelah sempat tak aktif di perfilman pada era 1990-an, Deddy kembali ke layar lebar dalam peran kecil di film Maskot (2006) garapan Robin Moran. Dia bermain di sejumlah film hingga 2017, seperti Doa Yang Mengancam (2008), Tanda Tanya (2011), Mooncake Story (2017), dan Kartini (2017).

Dia menjadi nomine aktor utama atau pendukung terbaik dalam Festival Film Indonesia. Lewat film Mencari Hilal (2015) garapan Ismail Basbeth, baru Deddy mendapatkan Piala Citra pertama sebagai aktor utama terbaik. Dalam FFI 2017, dia menjadi nomine aktor pendukung terbaik lewat Kartini.

Selain berakting, Deddy juga sempat menjadi anggota legislatif DPR RI komisi X pada 2004-2009.

Jenazah Deddy saat ini disemayamkan di rumahnya di Puri Flamboyan, Rempoa, Tangerang Selatan.

 


(ASA)