Anaknya Terancam Rasisme, Charlize Theron Pertimbangkan Keluar dari AS

Purba Wirastama    •    15 April 2018 13:39 WIB
charlize theron
Anaknya Terancam Rasisme, Charlize Theron Pertimbangkan Keluar dari AS
(Foto: Variety)

California: Aktor Charlize Theron menyebut bahwa persoalan rasisme di AS terasa semakin menjadi ancaman nyata sejak era pemerintahan terbaru pada 2017. Charlize bahkan sampai menimbang untuk pindah dan keluar dari AS demi keselamatan kedua anaknya.

Kekhawatiran tersebut diungkap Charlize dalam wawancara terbaru dengan majalah Elle AS. Menurut perempuan 42 tahun ini, warga anti-rasisme harus bersuara.

"Aku bahkan tak tahu bagaimana membicarakan tahun lalu di bawah administrasi pemerintahan baru kita. Namun, rasisme menjadi lebih nyata dibanding yang orang pikirkan. Kita tidak dapat menyangkal itu lagi. Kita harus bersuara," kata Charlize.

Charlize memiliki dua anak adopsi keturunan Afrika-Amerika berusia enam dan dua tahun sejak 2012. Dia berbagi status orang tua bersama ibu asli kedua anak tersebut. Charlize sendiri adalah perempuan keturunan Eropa yang lahir di Afrika Selatan. Pada 2007, dia resmi menjadi warga AS.

Aktor film laga Atomic Blonde ini mengaku takut bepergian ke sejumlah daerah di AS yang dia anggap sangat tidak aman.

"Ada tempat-tempat di negara ini, yang jika aku dapat pekerjaan di sana, tidak akan aku ambil. Aku tak ingin bepergian bersama anak-anakku ke beberapa bagian Amerika dan itu benar-benar sulit sekali. Aku sering melihat anak-anakku dan berpikir, jika (rasisme) ini berlanjut, aku mungkin harus pergi dari Amerika. Karena aku tak ingin anak-anakku merasa tidak aman," ungkapnya.

Namun di sisi lain, Charlize juga ingin anak-anaknya kelak menyadari situasi sulit ini. Dia ingin mereka memahami identitas masing-masing dan bangga atas hal itu. Mantan kekasih Stuart Townsend ini ingin kedua anaknya punya kepercayaan diri tinggi.

"Kini, membangun kepercayaan diri mereka adalah sumpah yang kubuat untuk diriku sendiri ketika membawa mereka ke rumah. Mereka perlu tahu dari mana mereka berasal dan bangga dengan itu. Namun, mereka harus tahu bahwa tempat asal mereka dan asalku punya iklim berbeda dan betapa itu tidak adil. Jika aku bisa melakukan sesuatu untuk itu, tentu saja aku akan lakukan," ujar Charlize.

Charlize menapaki dunia perfilman Amerika sejak usia 20. Film terakhirnya yang akan dirilis tahun ini adalah drama komedi Tully dan komedi kriminal Gringo.

 


(DEV)