George Clooney Akui Akting Bukan Lagi Prioritasnya

Cecylia Rura    •    06 November 2017 11:24 WIB
george clooney
George Clooney Akui Akting Bukan Lagi Prioritasnya
Aktor asal Amerika Serikat, George Clooney, telah memerankan lebih dari 50 film (Foto: Pop Sugar)

Metrotvnews.com, Los Angeles: George Clonney tampaknya sudah merasa bosan dengan aktivitasnya dalam dunia seni peran. Sejak 2016, aktor berusia 56 tahun tersebut memutuskan untuk vakum. Menurutnya, berakting bukan lagi menjadi prioritas karena ia sudah memiliki cukup banyak uang.

"Saya telah menekuni dunia seni peran sejak lama. Di usia 56 tahun ini bukan lagi waktunya untuk bermain-main," kata George dikutip dari People.

Ayah dua anak ini melanjutkan, jika ada yang memiliki kemampuan berakting seperti Paul Newman di The Verdict, dirinya akan turun tangan membantunya. Sayang, untuk menemukan orang seperti Paul sangat jarang.

“Dalam berakting, saya menginginkan sosok yang bekerja sesuai dengan berapa besar bayaran yang diterimanya, namun kini saya menjual perusahaan tequila seharga satu miliar dollar, jadi saya tidak membutuhkan uang lagi,” katanya.

Juni lalu, George bersama dua orang partner bisnisnya, Rande Gerber dan Mike Meldeman menjual perusahaan tequila mereka, Casamigos sebesar satu miliar dollar AS.

Dari hasil penjualan tersebut, George merasa sudah cukup punya uang untuk membuat film yang diinginkannya. Selama 15 tahun terakhir, sebagian besar penghasilannya bersumber dari hasil keringatnya sebagai sutradara untuk beberapa film, sebut saja Good Night and Good Luck, Michael Clayton, dan Up in the Air.

Meski demikian, George tidak menampik ketika membutuhkan uang untuk membuat film, ia akan menerima tawaran pekerjaan sebagai bintang iklan untuk produk kopi.

Aspirasi Politik

Di samping kesibukannya di belakang layar, George juga memaparkan sedikit tentang aspirasinya dalam dunia politik.

“Banyak yang mendukung saya untuk ikut berpolitik sejak Donald Trump terpilih, lebih tepatnya ikut berpartisipasi pada level yang lebih tinggi,” ungkap George. Sementara, ia sendiri mengaku tidak cukup tertarik untuk itu.

“Saya selalu berpartisipasi dalam dunia politik, ayah bekerja untuk kongres. Ini sudah menjadi tradisi dalam keluarga. Saya membantu beberapa bidang yang benar-benar familiar diketahui, seperti saat pemilihan,” kata George. Menurutnya, apa yang dibutuhkan oleh Partai Demokrat adalah sosok yang bisa menerangi dunia.

“Donald Trump dengan segala tindak lakunya (yang cukup ekstrem) sangat karismatik. Ia adalah sosok bintang televisi. Banyak yang tidak memilihnya karena Trump mampu menyelesaikan segala sesuatunya. Ia merasa bangga sementara Demokrat sebagian besar menanggapinya dengan pasif. Dalam debat, ketika sosok dari Partai Republik maju, ada nada perspektif ‘Orang ini buruk, dan yang ini baik’. Kemudian dari Demokrat akan mengatakan, ‘Baiklah, saya mengerti apa yang Anda katakan, karena orang tua Anda pecandu alcohol …’ sementara di dunia nyata, rakyat akan menilai, ‘Ini baik, ini buruk'."


(DEV)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

23 minutes Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA