Kesaksian Gwyneth Paltrow Pernah Dilecehkan Harvey Weinstein

Purba Wirastama    •    11 Oktober 2017 18:24 WIB
gwyneth paltrow
Kesaksian Gwyneth Paltrow Pernah Dilecehkan Harvey Weinstein
Gwyneth Paltrow (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gwyneth Paltrow angkat bicara terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu bos Weinstein Company, Harvey Weinstein. Aktris kelahiran 1972 ini bercerita kepada New York Times bahwa dulu dia pernah dilecehkan setelah direkrut untuk bermain di film Emma pada 1995.

Waktu itu Gwyneth berumur 22 tahun dan belum menjadi bintang besar. Harvey, saat itu masih menjadi produser di Miramax, merekrut Gwyneth untuk peran utama di film Emma (1996) garapan sutradara Douglas McGrath.

Sebelum syuting dimulai, Harvey mengundang dia ke hotel Peninsula Beverly Hills untuk membahas urusan pekerjaan. Gwyneth, yang sedang dalam perjalanan ke Los Angeles, menerima undangan tersebut tanpa curiga karena berasal dari agensi yang mewakili dia sebagai aktor.

"Undangan lewat faksimili, dari CAA (Creative Artists Agency)," kata Gwyneth, dikutip dari NYT.

Ketika mereka bertemu, Harvey mencoba memijit pundak Gwyneth dan mengajak dia ke tempat tidur. Gwyneth mengaku sangat ketakutan dan langsung meninggalkan ruangan dalam keadaan syok.

"Aku pikir kau adalah pamanku," ucap Gwyneth mengenang bagaimana dulu dia berpikir soal Harvey.

Dia lantas bercerita pada Brad Pitt, pacarnya waktu itu. Brad menemui Harvey dan bilang padanya supaya jangan lagi menyentuh Gwyneth. Harvey memanggil Gwyneth, meminta dia merahasiakan kejadian tersebut.

"Dia meneriaki aku cukup lama," ungkapnya. "Brutal."

Gwyneth takut Harvey akan memecatnya. Dia lalu meminta pria kelahiran 1952 ini untuk bertindak profesional dan memisahkan perkara tersebut dari urusan pekerjaan.

Mantan istri Chris Martin ini tetap bekerja di sejumlah proyek film Miramax berikutnya, seperti Sliding Doors (1998) dan Shakespeare in Love (1998). Film terakhir ini pula yang mengantar Gwyneth mendapatkan Piala Oscar untuk kategori Aktris Terbaik.

Harvey dipecat oleh perusahaan dia sendiri, The Weinstein Company (TWC), setelah NYT menerbitkan investigasi yang menguak dugaan bahwa dia telah terlibat dalam sekian kasus pelecehan seksual yang telah terjadi sejak lama. Salah satu anggota dewan TWC menyebut bahwa Harvey telah melanggar kode etik TWC pekan lalu, tetapi tidak merinci pelanggaran yang dimaksud.

 


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA