Taylor Swift Diancam akan Dibunuh

Cecylia Rura    •    18 September 2018 10:06 WIB
taylor swift
Taylor Swift Diancam akan Dibunuh
Taylor Swift (Foto: Getty Images/Christopher Polk)

Los Angeles: Penyanyi Taylor Swift kembali mendapat teror dari seorang penguntit. Eric Swarbrick, warga asal Tennessee dilaporkan mengirim surat teror memperkosa dan membunuh Taylor Swift sejak September dua tahun lalu.

"Aku ingin memperkosa Taylor Swift. Ini alasan mengapa aku membenci Taylor Swift. Ini caraku untuk mengetahui aku adalah belahan jiwa Taylor Swift," tulis Eric dalam pesan kepada Taylor, dilansir TMZ.

"Aku tidak akan ragu untuk membunuhnya dan tidak ada satupun di antara kalian, pengacara atau hukum yang akan terlibat. Ingat siapa aku," tulis Eric.

Kabarnya, penyanyi berusia 26 tahun itu sudah melayangkan surat permohonan penahanan terhadap Eric setelah memyebabkan Taylor mengalami stres, khawatir berlebih dan ketakutan. Pihak hakim kemudian meminta Eric berhenti dan menjauh dari kediaman Taylor.

Penguntit Taylor sebelumnya, Roger Alvarado sempat masuk ke kediaman Taylor di New York. Ada juga penguntit lain, Frank Andrew Hoover yang mengancam akan membunuh Taylor Swift dikenakan percobaan masa tahanan 10 tahun. Pria lain bernama Julius Sandrock, sempat ditahan pihak kepolisian karena tertangkap sedang mengawasi kediaman Taylor di Beverly Hills sambil mengenakan masker dan membawa pisau.

 


(ASA)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

5 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA