Keluarga Ikhlaskan Kepergian Advent Bangun

Purba Wirastama    •    10 Februari 2018 17:52 WIB
Advent Bangun
Keluarga Ikhlaskan Kepergian Advent Bangun
Jenazah Advent Bangun disemayamkan di rumah duka (Foto: medcom/purba)

Jakarta: Sebelum meninggal, aktor laga Advent Bangun telah berjuang menghadapi sakit komplikasi selama beberapa bulan. Menurut sang istri Lois Riani Amalia, dia dan anak-anak sudah ikhlas jika Advent harus pergi lebih dulu.

"Kami sudah ikhlas, sudah berjuang. Jadi, kalau ini yang terbaik untuk Tuhan, sudah ikhlas," kata Lois kepada awak media di rumah duka Jalan Kecapi II Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu siang, 10 Februari 2018.

Advent sempat berpesan kepada istri dan anak-anak untuk saling menjaga dan menguatkan.

"Saling jaga, saling menguatkan. Dia bilang, sudah capek, enggak bisa menahan lagi," ucap Lois.

Amalia Febe Venita Bangun, anak pertama Advent bersama Lois, juga sempat berpesan ke sang ayah.

"Aku bilang aku bisa jaga diri, enggak perlu khawatir lagi. Let it go," kenang Amalia.

Advent adalah atlet karate dan aktor laga kelahiran 12 Oktober 1952. Dia tercatat bermain di lusinan film laga sejak era 1970-an, antara lain Si Buta Lawan Jaka Sembung (1983), Siluman Srigala Putih (1987), dan Siluman Kera (1988). Beberapa kali dia berbagi layar bereama Barry Prima, George Rudy, Johan Salmina, dan Ratno Timoer.

Sekitar era awal 2000, Advent mulai meninggalkan dunia keaktoran dan fokus dalam kegiatan rohani sebagai pendeta. Menurut Lois, Advent yang pada dasarnya emosional berubah menjadi lebih baik.

"Sebenarnya dia orang yang sayang, perhatian, bukan tipe yang mencurahkan perhatian. Tiap hari selalu sayang. Dasarnya emosional, sekarang sudah jauh berkurang. Pribadi jauh lebih baik," kenang Lois.

Advent menikah dengan Lois Riani setelah bercerai dengan istri pertama. Bersama Lois, mereka punya empat anak. Dengan istri pertama, mereka punya satu putri.

Bagi anak-anak, Advent adalah seorang ayah yang mau mendengarkan apa saja seperti sahabat.

"(Ayah) mau dengar apa yang diceritakan, selalu kasih nasihat. Kalau jalan-jalan bareng, perangainya lucu, humoris," kenang Amalia.

Advent meninggal dunia Sabtu dini hari, 10 Februari 2018 pukul 02.35 WIB di High Care Unit Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta. Sebelumnya dia berjuang menghadapi diabetes yang berakibat pada komplikasi ginjal.

Pada Kamis, Advent sempat cuci darah. Jumat sore, dia kritis tetapi segera membaik saat malam. Namun waktu berkehendak lain. Dia menghembuskan nafas terakhir sebelum subuh. Advent meninggal dalam usia 65.

Jenazah akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu sore 11 Februari. Hingga kini, kerabat dan keluarga berkumpul di rumah untuk memberi penghormatan terakhir serta penghiburan bagi keluarga. George Rudy, rekan aktornya tampak datang melayat.


 
(ELG)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

6 days Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA