Setelah The Weeknd, Giliran G-Eazy Putuskan Kontrak dengan H&M

Cecylia Rura    •    10 Januari 2018 13:04 WIB
rasisme
Setelah The Weeknd, Giliran G-Eazy Putuskan Kontrak dengan H&M
G-Eazy (Foto: G-Eazy.com)

Jakarta: Promosi hoodie besutan perusahaan H&M berbuntut panjang. Setelah kemarin The Weeknd menyatakan akan memutus kontrak kerja dengan H&M, kini giliran rapper G-Eazy.

Melalui akun Instagram pribadinya, rapper kelahiran California tersebut mengunggah foto iklan H&M yang menampilkan bocah berkulit hitam mengenakan hoodie berwarna hijau bertuliskan "Coolest Monkey in the World." G-Eazy menyunting kalimat tersebut dengan "Coolest King in the World" dan membubuhi gambar mahkota di kepala anak tersebut.

"Beberapa bulan lalu aku merasa sangat senang bisa merilis produk terbaru dan berkolaborasi dengan H&M," ungkap G-Eazy melalui keterangan foto di Instagram pribadinya.

"Sayangnya, setelah melihat foto yang cukup mengganggu kemarin, kegembiraanku terhadap perusahaan ternama tersebut berubah, dan aku memilih untuk mengakhiri kerjasama kami."

"Baik itu sebuah kelalaian yang disadari atau tidak, sangat mengecawakan dan mengganggu bahwa di tahun 2018, hal yang sangat rasis dan tidak peka terhadap budaya dapat lolos begitu saja dari pandangan banyak mata, di antaranya para stylist, fotografer, serta tim kreatif dan marketing, (hal sensitif itu) dianggap dapat diterima," lanjutnya.

Kepada publik, G-Eazy dan H&M baru mengumumkan program kerjasama tersebut pada awal Desember tahun lalu lewat tagar #GEAZYxHM. Rencan awal, G-Eazy akan meluncurkan produk kolaborasi dengan perusahaan milik Erling Persson tersebut pada 1 Maret mendatang. 




(ASA)