Ariana Grande Angkat Bicara Pascateror Manchester

Agustinus Shindu Alpito    •    24 Mei 2017 11:31 WIB
teror manchester
Ariana Grande Angkat Bicara Pascateror Manchester
(Foto: Billboard)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dunia berduka atas aksi biadab teroris yang meledakkan konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, Minggu (22/5/2017). 22 orang meninggal dan 59 orang terluka dalam kejadian itu.

 
Bom meledak ketika para penonton sedang keluar area konser, membeli merchandise, dan menjemput anak-anak mereka. Pelaku tewas bersama bom yang meledak.
 
"Hancur (rasanya). Dari lubuk hati yang terdalam, saya meminta maaf. Sungguh meminta maaf. Saya tidak dapat berkata-kata lagi," kata Ariana dalam  di Facebook. 
 
Salah satu penonton bernama Catherine Macfarlane, berbicara kepada Reuters  saat peristiwa itu terjadi. "Kami sedang berjalan keluar (area konser) dan saat kami berada di pintu, terjadi ledakan masif itu, dan semua orang berteriak."
 
"Itu sebuah ledakan yang besar, Anda bisa merasakan itu dari getaran di dada. Sangat kacau. Semua orang berlari dan berteriak, mencoba untuk melarikan diri," kata Macfarlane.
 
Ariana sedang menjalani Dangerous Woman Tour. Tur itu saat ini sedang menyapu kawasan Eropa. Ariana seharusnya akan tampil di dua lokasi lagi di Inggris, yaitu di 02 Arena, London dan di The 02, London (25 & 26 Mei 2017). Namun peristiwa tragis ini membuat tur ditunda.
 
Menurut jadwal, setelah menyambangi Inggris, Ariana akan bertandang ke Belgia, Polandia, Jerman, Swiss, Prancis, Portugal, Spanyol, dan Italia. Kemudian tur itu beranjak ke kawasan Amerika Selatan.



(DEV)