Kadir Cerita Detik-detik Gogon Meninggal

Cecylia Rura    •    15 Mei 2018 20:26 WIB
artis meninggal
Kadir Cerita Detik-detik Gogon Meninggal
Gogon (Foto: Media Indonesia/Agus Apriyanto)

Jakarta: Pelawak Margono alias Gogon dari grup Srimulat telah berpulang pada Senin pagi, 15 Mei 2018. Ia dikabarkan menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kota Bumi, Lampung Utara.

Kepergian Gogon ini terbilang mendadak. Sebab, sebelumnya tak ada kabar pelawak asal Surakarta itu sakit.

Kadir, salah satu rekan sejawat Gogon menceritakan kronologi singkat kebersamaanya bersama Gogon saat di Lampung. 

Pada Minggu, 13 Mei 2018, sejumlah pelawak termasuk Kadir, Gogon, Doyok, dan Didi Kempot bersama rombongan berangkat menuju Lampung Utara untuk mengisi acara kampanye bupati. Mereka terbagi dalam dua rombongan, yakni keberangkatan melalui transportasi udara dan darat-laut.

Kadir ikut rombongan Doyok berangkat dari Jakarta, sementara Gogon berangkat dari Solo bersama rombongan Didi Kempot.

"Kemarin itu puncaknya pas kerja di Lampung. Dia kan berangkat dari Solo berikut rombongannya Didi Kempot. Kalau saya berangkat dari Jakarta, rombongan Doyok saya. Saya bertiga, tapi saya naik darat karena enggak kebagian tiket pesawat terpaksa malam saya berangkat karena kampanyenya siang pukul 12," papar Kadir kepada Medcom.id melalui sambungan telepon, Selasa, 15 Mei 2018.

Gelagat mencurigakan mulai tampak ketika para rombongan bertemu dan berkumpul di Lampung Utara.

"Ketemu saya di Lampung tahu-tahu ada Gogon, satu hotel sama saya. Biasanya kalau ada saya mesti dia nyamperin ke kamar, bercanda. Ini enggak, dia di kamar saja. Pukul 12 siang, saya kan sampai di Lampung itu pukul 9 pagi. Berangkat dari sini pukul 10.30 pagi. Saya istirahat. Itu hari Minggu."

"Saya Minggu malam kan (berangkat). Senin pagi saya sudah sampai di sana. Terus saya istirahat sebentar dua jam. Pukul 12 saya langsung ke lapangan. Di lapangan ketemu Gogon. Di panggung dia itu, tapi duduk-duduk aja. Tapi pandangannya itu sudah lain, sudah cerita sama saya bahwa tenaganya sudah tinggal 50 persen, enggak kuat. Diajak bercanda, biasa (responsnya)."

Gogon tak tampak ceria dan aktif seperti biasanya. Kadir memperhatikan itu ketika mereka berada lokasi acara.

"Biasanya dia cerita-cerita banyak, lucu-lucu, banyak. Senang ngomong dia memang. Itu enggak sama sekali. Manggung pun cuma, ya, akhirnya gabung sama saya juga lawaknya. Dia keluar sama saya keluar paling akhir, sebentar tiga menit. Selesai waktunya sudah habis."

"Habis itu dia nyanyi satu lagu, itu pun enggak joget, enggak apa. Ya sudah, begitu aja. Habis menyanyi, udah duduk lagi."

"Begitu pukul 4, pukul 5 selesai, kita ke hotel. Dia langsung masuk kamar langsung tidur. Enggak keluar. Biasanya di luar nongkrong duduk dulu, dia enggak. Dia di kamar, saya masuk kamar ganti pakaian, tata-tata, pukul 8 malam saya balik ke Jakarta naik mobil juga. Gogon pagi naik pesawat. Enggak tahunya saya sudah sampai di (pelabuhan) Merak, pertengahan di daerah Merak, Tangerang saya cari rest area untuk sarapan pagi, ditelepon sama anaknya, kalau Om Gogon meninggal."

Kabar itu diterima Kadir dari anak sulung Gogon sekitar pukul 06.30 pagi.

"Setelah itu saya cek, kenapa meninggalnya? Saya telepon adiknya Didi Kempot yang ikut ke Lampung juga. Dia cerita kalau awalnya Gogon itu, pagi pukul 5, Didi Kempot dibangunin sama anaknya Gogon, wong kamarnya sebelahan ya. Dibangunin. Katanya Bapak Gogon pingsan. Gitu aja omongnya."

"Anaknya Gogon yang laki-laki, yang pertama. Kan anaknya ada dua, satu di Tangerang, satu ikut Gogon."

"Begitu sudah, akhirnya Didi Kempot ambil inisiatif dibawa ke rumah sakit dicarikan ambulans. Karena benturan sama tiket pesawat, Didi Kempot sudah di bandara pukul 7, menunggu pesawat mau berangkat ke Solo."

"Oh begitu, akhirnya saya cerita, tadi saya ditelepon anaknya, katanya di rumah sakit meninggal. Kaget dia (Didi Kempot)."

Sebelumnya, Tarzan mengatakan Gogon memang memiliki gangguang pernapasan karena memiliki kebiasaan merokok. Sementara Kadir mengatakan, Gogon sendiri sudah lama menderita jantung.

"Dia memang sudah punya sakit jantung. Cuman sudah lama dia sakit jantung, sering sesak napas. Itu sering sekali," papar Kadir.

Gogon berpulang di usia 58 tahun. Jenazah Gogon rencananya akan dimakamkan di Desa Pengging, Boyolali, Solo pada Rabu, 16 Mei 2018 sekitar pukul 11.00 WIB.


 




(ASA)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

1 week Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA