Yosi "Project Pop" Tersinggung Jika Pancasila Dihina

Indriyani Astuti    •    04 Juni 2017 17:32 WIB
project pop
Yosi
Yosi Mokalu -- MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu anggota grup musik asal Bandung Project Pop, Yosi Mokalu, 46, menyatakan tersinggung jika ada orang-orang yang menghina Pancasila.

Pria kelahiran Jakarta, 20 November 1970, itu merasa heran belakangan ini banyak orang yang mengolok-olok Pancasila. Padahal, ujar dia, tanpa adanya Pancasila sebagai dasar negara, Indonesia tidak bisa berdiri.

“Karena ada orang-orang tertentu saya boleh katakan yang tidak mengenal Pancasila. Mereka bilang Pancasila patung garuda ceper dan segala macam, saya sebagai warga negara tersinggung,” kata pria yang akrab dipanggil Yosi itu, di Jakarta, kemarin.

Pelantun lagu Bukan Superstar  tersebut mengatakan sudah saatnya, khususnya generasi seusianya, bukan sekadar mengetahui atau mempelajari Pancasila, melainkan juga turut membelanya.

Menurut Yosi, banyak hal sederhana yang bisa dilakukan dalam membela dasar negara Pancasila. Misalnya, dia mengajak warga Indonesia kembali menyosialisasikan dan memasyarakatkan Pancasila lewat media sosial.

“Hal yang paling cetek yang bisa kita lakukan ialah mengakuinya dan mempraktikkannya (nilai-nilai Pancasila) dalam kehidupan sehari-hari. Kalau itu dilakukan bersama-sama, maknanya akan besar,” jelasnya.

Yosi menjadi salah satu seniman yang turut berpartisipasi dalam gerakan #SayaPancasila. Gerakan yang melibatkan kalangan muda dari berbagai latar belakang berbeda itu bertujuan menggaungkan kembali semangat Pancasila.

 


(DEV)

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

22 minutes Ago

Perempuan 29 tahun itu mengawali debut karier sebagai penyanyi solo melalui singel Cinta Terbes…

BERITA LAINNYA