Dihujani Hujatan di Media Sosial, Pihak Teza Sumendra Pilih Berdiam Diri

Purba Wirastama    •    03 April 2018 19:13 WIB
teza sumendra
Dihujani Hujatan di Media Sosial, Pihak Teza Sumendra Pilih Berdiam Diri
Teza Sumendra (Foto: dok. metrotvnews)

Jakarta: Pos foto terakhir penyanyi Teza Sumendra di Instagram dihujani puluhan ribu komentar, yang kebanyakan negatif, sejak akhir pekan lalu. Ungkapan Teza memicu kontroversi saat dia berpendapat bahwa suporter Persija yang dia temui di jalan "beradab" karena membuang sampah sembarangan dan menjadi biang macet.

Aksa, manajer Teza dari Locker Group, menyadari serbuan komentar media sosial tersebut. Namun mereka juga belum menyampaikan pernyataan resmi terkait kontroversi media sosial ini. Pihak Teza, kata Aksa saat dihubungi Medcom.id, memilih berdiam dulu lebih dulu untuk sementara.

"Yang namanya mulut, tidak bisa diapa-apakan dan kami tidak bisa memaksa mereka untuk tidak melakukan itu," kata Aksa kepada Medcom.id lewat sambungan telepon, Selasa, 3 April 2018.

"Jadi untuk saat ini, kami hanya bisa berdiam diri, coba bagaimana caranya menyelesaikan masalah ini. Kami agak sulit karena yang dihadapi adalah masyarakat luas. Kami hanya berdiam diri. Mungkin kami akan coba klarifikasi bahwa video yang ada suaranya itu bukan suara Teza. Namun yang jadi kesulitan, tidak semua orang mengenal Teza. Mungkin mereka tidak tahu bagaimana suara Teza," lanjutnya.

Aksa juga mengaku pihaknya akan mengupayakan mediasi dengan pengurus grup Jakmania. Namun mereka masih harus berdiskusi secara internal.

"Aku belum bisa kasih pernyataan apapun soalnya kami dari manajemen Teza juga sedang memikirkan bagaimana masalah ini keluar. Mungkin malam ini kami akan rapat," tutur Aksa.

"Kami memang sedang akan melakukan mediasi gimana enaknya dengan pihak Jakmania, tetapi kami belum ketemu untuk ngobrol. Namun kami sudah punya rencana mediasi. Memang belum bisa ketemu. Kami secara internal menyatukan suara dulu, biar tahu mau ke mana," imbuhnya.

Teza mengeposkan video di Instagram Stories pada Sabtu malam, 31 Maret 2018, berisi keluhan soal suporter Persija yang dikaitkan dengan tindakan buang sampah sembarangan dan biang macet. Pada hari itu, grup Persija Jakarta menghadapi Arema FC dalam laga lanjutan Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan.

"Keren nih suporter Persija, kalau enggak nyampah, ya bikin macet. How civilized," tulis Teza dalam video berusia 24 jam yang telah dihapus lebih dulu.

Video ini memancing kemarahan para pendukung Persija di media sosial, yang dialamatkan ke akun-akun media sosial Teza baik di Twitter maupun Instagram. Hingga petang ini, foto terakhir Instagram Teza yang diposkan pada 21 Maret 2018 masih dipenuhi komentar terbaru. Jumlahnya mencapai 50,5 ribu komentar.


 


(ELG)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

1 week Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA