Ariana Grande Tulis Permintaan Maaf Terkait Tragedi Bom Manchester

Purba Wirastama    •    27 Mei 2017 18:34 WIB
ariana grande
Ariana Grande Tulis Permintaan Maaf Terkait Tragedi Bom Manchester
Ariana Grande (Foto: reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ariana Grande sempat meminta maaf secara publik dan tak mampu berkomentar terkait serangan teror bom yang terjadi usai acara konsernya di Manchester Arena, London pada Selasa pagi 23 Mei 2017 atau Senin malam waktu setempat. Sedikitnya 22 orang meninggal dan 59 terluka dalam serangan biadab teroris tersebut.

Ungkapan maaf dan belasungkawa Ariana kepada para keluarga korban kemudian dituliskan dalam surat terbuka yang diunggah di media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram pada Jumat 26 Mei. Dia juga berjanji akan kembali ke Manchester dan mengadakan pertunjukan musik.

"Hati, doa, dan belasungkawa terdalam untuk para korban serangan Manchester dan orang-orang yang mereka sayangi. Tak ada yang dapat dilakukan olehku atau setiap orang untuk menghilangkan rasa sakit atau membuatnya jadi lebih baik. Bagaimana pun, aku bentangkan tangan dan hatiku, dan segala hal yang dapat kuberikan, jika kalian membutuhkan bantuanku dalam bentuk apapun," kata Ariana.

Ariana bercerita bahwa kejadian tersebut membuatnya tak henti memikirkan para penggemar yang menjadi korban. Dia terinspirasi dan merasa bangga atas segala dukungan yang mengalir satu sama lain, menyikapi tragedi tersebut.

"Kasih sayang, kebaikan, cinta, kekuatan, dan kesatuan yang kalian tunjukkan satu sama lain selama seminggu terakhir merupakan kebalikan dari niat jahat yang melandasi tindakan keji seperti yang terjadi pada hari Senin. Kalian adalah lawan (dari kejahatan)," ungkapnya.

Ariana juga meminta maaf atas luka, ketakutan, dan trauma yang dialami oleh para penggemar. Dia mengajak setiap orang untuk tetap bersatu dan membantu sama lain.

"Kita tidak akan pernah memahami mengapa peristiwa seperti ini terjadi karena itu bukan sifat asli kita. Karena itulah kita tidak boleh berkecil hati. Kita tak boleh mundur dan berjalan dalam rasa takut. Jangan biarkan ini memecah belah kita. Jangan biarkan kebencian menang," lanjut Ariana.

Dia berjanji akan kembali ke Manchester untuk mengadakan konser amal sebagai penghormatan dan penghimpuan dana bagi para korban serta keluarga. Sejumlah musisi disebut telah bergabung dalam acara ini. Namun info lebih detail belum dapat diberikan karena berbagai persiapan masih dilakukan.

Baginya, musik adalah bahasa universal yang dapat mempersatukan berbagai keragaman. Keberagaman tersebut ditemukan Ariana dalam konser musik yang dia adakan.

"Ribuan orang, dengan banyak perbedaan, berkumpul demi satu tujuan, musik. Musik adalah sesuatu yang dapat dibagikan setiap orang di Bumi. Musik menyembuhkan, menyatukan, membuat kita gembira. Dan akan tetap begitu," ungkapnya.

Tragedi bom Manchester, dilansir dari Rolling Stone, membuat tujuh pertunjukan musik Ariana hingga 5 Juni terpaksa dibatalkan. Dua pertunjukan di London pada minggu yang sama. Lalu ada lima lagi di Belgia, Polandia, Jerman, dan Swiss. Penyanyi rap Mac Miller, kekasih Ariana, juga membatalkan dua pertunjukan pada akhir pekan ini.


 


(ELG)

Adrian Yunan Merajut Asa

Adrian Yunan Merajut Asa

2 days Ago

Sore itu Adrian membagikan kisah lewat lagu yang terangkum dalam album debutnya, Sintas.

BERITA LAINNYA