Beyonce dan Jay-Z Dongkrak Kunjungan ke Museum di Paris

Purba Wirastama    •    07 Januari 2019 06:30 WIB
selebritas hollywood
Beyonce dan Jay-Z Dongkrak Kunjungan ke Museum di Paris
VIdeo musik Apeshit dari Beyonce dan Jay-Z (Foto: YouTube Beyonce)

Paris: Louvre, museum kenamaan di Perancis yang merawat berbagai koleksi seni dan antik, memecahkan rekor kunjungan tertinggi selama tahun 2018, terutama kunjungan turis asing. Salah satu faktor utamanya adalah video musik Beyonce dan Jay-Z yang direkam di sana.

Menurut laporan Guardian, total kunjungan ke Louvre pada 2018 mencapai lebih dari 10,2 juta orang. Angka ini adalah kenaikan 25% dari total kunjungan tahun 2017 dan memecahkan rekor kunjungan tertinggi pada 2012 yaitu 9,7 juta orang.

Dibandingkan museum sejenis, jumlah ini juga terhitung paling besar. Museum serupa yang juga terkenal adalah National Museum of China dan Metropolitan Museum of Art in New York.

Beyonce dan Jay-Z merilis video musik atas singel kolaborasi mereka berjudul Apeshit pada pertengahan 2017. Video ini, yang sebagian syuting di Louvre dan menampilkan sejumlah koleksi seperti Mona Lisa, membantu menaikkan popularitas museum di dunia.

Hingga tujuh bulan setelah dirilis, video Apeshit telah ditonton di YouTube sebanyak 147 juta kali dan mendulang skor favorit 87% (like vs dislike).

"Jelas bahwa 2018 adalah tahun luar biasa bagi reputasi Louvre di tingkat internasional," kata direktur museum Jean-Luc Martinez dalam sebuah wawancara, seperti dikutip Guardian.

"Video Beyonce, seperti pembukaan museum Louvre di Abu Dhabi, membuat Louvre dibicarakan di seluruh dunia, dan salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah kunjungan luar biasa tahun lalu," lanjutnya.

Selain itu, faktor lain yang berperan adalah kembalinya minat turis asing untuk mengunjungi Paris. Setelah serangan teroris di Paris pada 2015, jumlah wisatawan mancanegara ke kota ini berkurang drastis. Museum juga membatasi kunjungan. Namun Perancis berhasil membangkitkan minat itu kembali. Kemudian, sistem pembelian tiket juga dibenahi.

Dari sekian juta turis itu, sekitar tiga per empat datang dari luar Perancis. Terbanyak berasal dari AS dan Tiongkok. Sekitar satu per empatnya adalah turis lokal Perancis sendiri, termasuk para pelajar. Lebih dari separuh jumlah kunjungan adalah turis usia di bawah 30 tahun.

Tahun ini, pihak museum berencana menggaet lebih banyak lagi pengunjung muda. Mereka menambahkan jam kunjungan gratis pada Sabtu pertama setiap bulan.
 


(ASA)