Penyebab Kematian Carrie Fisher Dirilis

Nia Deviyana    •    19 Juni 2017 15:43 WIB
carrie fisher
Penyebab Kematian Carrie Fisher Dirilis
(Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kantor koroner Los Angeles County merilis penyebab kematian Carrie Fisher, aktris yang dikenal lewat perannya sebagai Putri Leia dalam waralaba Star Wars.

Fisher yang mengembuskan napas terakhir di usia 60 tahun, 27 Desember 2016 ini mengalami sleep apnea dan "faktor lain yang belum ditemukan."

Beberapa hari sebelum meninggal, Fisher didapati tak sadarkan diri dalam penerbangan dari London ke Los Angeles.

Sleep apnea termasuk gangguan tidur, dimana napas sering berhenti saat tidur. Akibatnya, tubuh - terutama otak - tidak mendapatkan jumlah oksigen yang cukup.

Selain sebagai aktris, Fisher juga dikenal sebagai survivor kesehatan mental yang berjuang dengan gangguan bipolar dan kecanduan terhadap kokain. Ia juga seorang penulis humoris, yang sebelum meninggal merilis memoar berjudul The Princess Diarist.

Fisher mengidap penyakit jantung aterosklerotik dan mengonsumsi obat-obatan terlarang, kata pernyataan dari Kantor koroner Los Angeles County. Namun, belum pasti apakah faktor ini menjadi salah satu penyebab kematiannya.

Carrie Fisher berasal dari keluarga publik figur. Ibunya aktris Debbie Reynolds, sedangkan ayahnya penyanyi Eddie Fisher. Sehari setelah kematian Carrie, sang bunda - yang pernah membintangi musikal Singin' in the Rain - menderita stroke dan meninggal.

Lahir di Beverly Hills, Carrie memulai pertunjukkan di klub malam ibunya di Las Vegas pada usia 12 tahun. Komedi Shampoo  (1975) menjadi film debutnya sebelum terjun ke waralaba Star Wars  dua tahun kemudian. (Reuters)


(DEV)