Tim Film Wiro Sableng Tanam Bibit Pohon di Kawah Putih

Purba Wirastama    •    18 Oktober 2017 13:41 WIB
film wiro sableng
Tim Film Wiro Sableng Tanam Bibit Pohon di Kawah Putih
tim film wiro sableng (instagram @lalatimothy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Serakan sampah di bekas lokasi syuting film adalah salah satu persoalan serius di balik layar, yang sekadar menjadi obrolan di kalangan terkait. Bukan hal baru bahwa ada pihak pengelola lokasi, yang kapok dan tak lagi memberi izin syuting bagi rumah produksi nakal yang meninggalkan sampah begitu saja setelah syuting selesai.

Sewajarnya, rumah produksi punya tanggung jawab menjaga lingkungan tempat syuting, terutama yang dimiliki atau dikunjungi publik. Jika ada upaya lebih dalam merawat, aksi ini adalah satu nilai plus yang layak mendapat apresiasi.

Lifelike Pictures melakukan satu langkah baik ini. Bekerjasama dengan Perhutani, mereka menanam bibit pohon di Kawasan Hutan Lindung Patuha (Kawah Putih) Ciwidey, Jawa Barat, di sela proses syuting film Wiro Sableng. Jumlahnya dibuat simbolik sesuai proyek film terkait, yaitu sebanyak 212.

Kawasan hutan lindung ini disebut telah menjadi salah satu lokasi syuting Wiro Sableng. Menurut produser Sheila Timothy, aksi ini merupakan wujud balas budi atas manfaat yang mereka dapat dari alam.

"Selama syuting, kami dapat merasakan langsung berada di alam, khususnya di kawasan hutan lindung ini," kata Sheila dalam keterangan tertulis.



Perhutani menyambut baik dan menyediakan lahan khusus untuk bibit-bibit pohon ini.
 
Intip Hari Pertama Syuting Wiro Sableng

"Bahkan Perhutani memberi nama 'Wiro Sableng' pada area penanaman. Kami sangat bahagia atas dukungan luar biasa untuk kontribusi timbal balik kami kepada alam. Atas nama film Wiro Sableng, kami melakukan ini dengan sepenuh hati dan cinta. Semoga Kawasan Hutan Lindung Patuha semakin rimbun dan asri," lanjut Sheila.

Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy M Mauna, dalam keterangan tertulis, menyebut bahwa mereka selalu membuka diri bagi pihak yang ingin memberi perhatian terhadap sumber daya hutan, terutama dalam bentuk kegiatan penghijauan hutan.

"Hutan banyak memberi manfaat untuk kehidupan kita semua. Sudah menjadi kewajiban untuk menjaga dan merawat hutan sebaik-baiknya. Kegiatan yang dilakukan oleh pemain dan kru film Wiro Sableng ini patut dicontoh oleh yang lain," ujar Denaldy.

Wiro Sableng merupakan proyek film adaptasi dari novel seri karya Bastian Tito. Produksi dilakukan oleh Lifelike dan Fox International Productions. Sheila menjadi produser dan sekaligus menulis naskah bersama Tumpal Tampubolon. Penyutradaraan ditangani oleh Angga Dwimas Sasongko.

Wiro Sableng dijadwalkan rilis pada akhir 2018.

 


(ELG)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

23 minutes Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA