Akon Dirikan Perusahaan Uang Kripto Bernama Akoin

Purba Wirastama    •    21 Juni 2018 10:34 WIB
akon
Akon Dirikan Perusahaan Uang Kripto Bernama Akoin
(Foto: Pulse)

Cannes: Penyanyi bernama panggung Akon membuat proyek baru untuk mendukung usahanya membangun pembangkit listrik tenaga surya di Afrika. Dalam dua pekan, musisi Amerika kelahiran Senegal ini akan meluncurkan perusahaan mata uang kripto (criptocurrency) bernama Akoin di Senegal.

Seperti dilaporkan PageSix, rencana ini diungkap Akon dalam salah satu sesi Cannes Lions International Festival of Creativity di Prancis pada Selasa, 19 Juni 2018.

"Aku rasa blockchain dan kripto bisa menjadi penyelamat bagi Afrika dalam berbagai cara," kata Akon.

"Karena itu membuat orang-orang kembali punya kekuatan dan sistem mata uang kembali punya keamanan, dan orang-orang bisa memakainya dalam cara-cara yang memajukan mereka dan pemerintah tak bisa melakukan hal-hal yang membuat mereka tetap di bawah," lanjutnya.

Perusahaan ini akan mendukung proyek Lighting Africa yang telah berjalan sejak 2009. Sementara itu, kota bernama Crypto City sedang dikembangkan di atas tanah seluas 2.000 hektare pemberian Presiden Senegal Macky Sall. Kota ini akan menjadi kota berbasis kripto pertama dan akan memakai Akoin sebagai alat transaksi.

Akon menyiapkan konsep pemakaian blockchain untuk Akoin dan kota berbasis mata uang internet tersebut. Selebihnya, pria kelahiran 1973 ini menyerahkan kepada para insinyur komputer dan internet.

"Aku bawa konsepnya dan menyerahkan kepada para geek untuk mengerjakan itu," ungkap Akon.

Akon, yang bernama asli Aliaume Damala Badara Akon Thiam, menapaki karier musik sejak 2003 setelah menemukan bakat musiknya di penjara. Sebagai musisi solo, dia telah merilis tiga album studio. Album terakhir adalah Freedom (2008) dengan singel andalan Right Now (Na Na Na Na).



(DEV)

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

Kaca Benggala Polemik Jerinx SID dan Via Vallen

3 days Ago

Dapat disimpulkan, Jerinx adalah korban dari sikap 'lancang' Via Vallen dan beberapa pe…

BERITA LAINNYA