Pevita Pearce: Banyak Remaja Terobsesi Kesempurnaan di Media Sosial

Agustinus Shindu Alpito    •    03 Juli 2018 11:00 WIB
pevita pearce
Pevita Pearce: Banyak Remaja Terobsesi Kesempurnaan di Media Sosial
Pevita Pearce (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)

Jakarta: Media sosial jadi candu baru bagi semua kalangan, tidak peduli balita, remaja atau orang dewasa.  Menurut aktris Pevita Pearce, candu media sosial juga berdampak bagi kesehatan mental.

Pevita berpendapat bahwa banyak remaja masa kini yang terobsesi untuk menjadi sempurna di media sosial. Seolah-olah kehidupan di media sosial adalah kehidupan nyata.

“Banyak generasi muda tidak punya balance sama media sosial dan terobsesi dengan kehidupan sempurna di media sosial daripada mencari kebahagiaan di keidupan nyata,” kata Pevita kepada Medcom.id.

“Banyak anak usia 11 -12 yang aku temukan, mereka lebih real di media sosial daripada di kehidupan nyata,  mereka seperti tidak tahu apa yang real apa yang tidak.”

Pevita juga mengakui bahwa obsesi untuk tampil sempurna membuat mereka melupakan kebahagiaan-kebahagiaan sederhana dalam kehidupan nyata.

Pendapat Pevita selaras dengan berbagai penelitian tentang media sosial. Salah satunya riset yang dilakukan Royal Society for Public Heatlh di Inggris. Hasil penelitian itu menyimpulkan bahwa media sosial, terutama Instagram, buruk untuk kesehatan mental.

Penilitan dilakukan dengan melibatkan 1.479 responden yang berusia 14 hingga 24 tahun. Mereka diberi pertanyaan tentang beragam media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, YouTube dan tentu saja Instagram. Hasilnya, Instagram adalah media sosial yang membuat para peserta merasakan hal buruk, terkait kesejahteraan.

Instagram juga disebut membuat para perempuan, baik anak-anak dan dewasa merasa seolah-olah tubuh mereka tidak ideal dan terobsesi ingin terlihat sempurna.

Baca juga: Media Sosial jadi "Topeng" Penderita Gangguan Mental
 




(ASA)