Dewan Pers akan Turun Tangan Terkait Kasus Hoaks yang Libatkan John Paul Ivan

Purba Wirastama    •    28 Mei 2018 22:04 WIB
seleb bicara politik
Dewan Pers akan Turun Tangan Terkait Kasus Hoaks yang Libatkan John Paul Ivan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Musisi John Paul Ivan telah membawa kasus berita palsu dari situs pribuminews.co.id ke ranah hukum sejak pekan lalu, Selasa, 22 Mei 2018. Menurut Ivan alias JPI, Dewan Pers juga memberi sorotan atas kasus ini dengan mengundang dia untuk bertemu. 

"Tadi kami disurati Dewan Pers. Waktu itu, setelah melaporkan (Pribuminews ke Bareskrim Polri), kami memang ke Dewan Pers untuk konfirmasi," kata JPI kepada Medcom.id di kawasan Petamburan, Jakarta, Senin, 28 Mei.

JPI bersama pengacaranya, Angga JS, diundang untuk bertemu pada Rabu depan, 30 Mei. Dia mengaku tidak tahu apa agenda pertemuan itu, tetapi menduga akan ada mediasi dengan pihak pengelola situs Pribuminews.

Namun rencana ini harus diundur karena JPI harus pergi ke Ambon untuk mengikuti acara dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terkait musik.

"Mungkin akan Rabu depan lagi, tetapi aku enggak tahu ini isinya apa, akan memediasi apa," ujar JPI.

Sebelumnya, JPI telah menggugat situs Pribuminews.co.id karena namanya dimuat sembarangan tanpa konfirmasi dalam sebuah artikel tentang lagu gerakan #2019GantiPresiden. Usai lapor, mereka sempat menemui Dewan Pers untuk meminta kepastian apakah situs tersebut adalah media massa di bawah naungan Dewan Pers 

Menurut JPI, Dewan Pers menyebut situs web itu tidak terdaftar.

"Ya, memang belum resmi," ungkap JPI.

"Enggak ada (di daftar resmi). Jadi ya, masih kayak ke media abal-abal begitu, yang intinya, berguna untuk memberitakan hoax," imbuhnya.

JPI adalah musisi dan gitaris eks grup Boomerang. Dia keluar pada 2005 dan menapaki karier sebagai musisi independen. Dalam beberapa tahun terakhir, dia kerap tampil bersama Roy Jeconiah dalam entitas nama RI1 (Roy Ivan).

Pada 19 Mei 2018, situs pribuminews.co.id memuat artikel berjudul "Jhon Paul Ivan Ciptakan #2019GantiPresiden Begitu Syahdu dan Meninju". Isinya menyebut bahwa JPI menciptakan dan menyanyikan lagu itu, yang belakangan diralat sebagai lagu ciptaan Jhon Sang Alang.

JPI membantah bahwa dia terlibat dalam pengerjaan lagu yang musiknya mirip Better Man dari Robbie Williams ini.


 




(ASA)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA