Prisia Nasution Salut Deddy Sutomo Tak Pernah Mengeluh

Cecylia Rura    •    18 April 2018 21:21 WIB
Deddy Sutomo
Prisia Nasution Salut Deddy Sutomo Tak Pernah Mengeluh
Prisia Nasution (Foto: medcom)

Jakarta: Aktris Prisia Nasution turut hadir mengantar aktor Deddy Sutomo ke peristirahatan terakhir. Semasa berkarier bersama di industri perfilman, Prisia mengenang banyak hal dari sosok panutannya itu. Selain sebagai aktor berdedikasi tinggi, Deddy dikenal sebagai sosok penyemangat sekaligus penghibur.

"Semangat beliau luar biasa. Terakhir kita ... dari waktu saya dari kecil bareng, kebetulan kemarin sempat syuting film bareng juga. Pada akhirnya di profesi kita juga sama-sama, beliau sosok yang sangat semangat ya waktu syuting gitu. Yang lain pada capek, justru dia yang menghibur orang-orang yang aku ingat. Jadi, sosoknya sangat humble banget, terus sangat cheerfull ya kalau di lokasi. Dia bisa menghibur orang-orang walaupun dia capek juga. Dia enggak pernah mengeluh sama sekali kalau capek," kata Prisia di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu 18 April 2018.

Dikatakan olehnya, Deddy memang sempat terjatuh dan kondisinya menurun. Deddy Sutomo meninggal dunia pada Rabu pagi, 18 April 2018 pukul 07.00 WIB setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

"Sempat tahu, beliau kan justru kolaps setelah anak yang terakhir menikah. Jadi anak keempatnya yang terakhir nikah, baru habis itu dia kolaps. Jadi, dia itu memang benar-benar nunggu anaknya semuanya nikah baru (meninggal)," imbuhnya.

"Enggak lama sih setelah syuting Sultan Agung terakhir kemarin. Sultan Agung selesai dulu habis itu mungkin capek juga, habis kru anaknya yang pertama Mas Oki nikah terakhir, selesai menikah terus kolaps, dan capek."

Deddy memang tak banyak meninggalkan pesan khusus. Namun, hal-hal baik diterima oleh Prisia melalui ketegaran dan sikap Deddy semasa hidupnya.

"Dia itu enggak pernah ngasih pesan yang harfiah. Cuma kita semua bisa contoh banget dari dia, semangatnya, sampai dia waktu ditinggal Tante Rini (istri pertama) juga kan harus membesarkan anaknya empat gitu. Jadi kayak semangatnya luar biasa, itu yang harus dicontoh sampai akhir hayatnya terakhir dia masih berdedikasi sama profesinya itu sangat baik, dan orangnya enggak pernah ngeluh sama sekali itu yang bikin salut sebenarnya," tutup Prisia.

 


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA