Sandhy Sondoro Mengaku Takut Pakai Narkoba

Cecylia Rura    •    23 Februari 2018 13:57 WIB
artis dan narkobasandhy sondoro
Sandhy Sondoro Mengaku Takut Pakai Narkoba
Sandhy Sondoro (Foto: MI/Sumaryanto)

Jakarta: Terbiasa dengan gaya hidup di Jerman yang ketat dengan peraturan, Sandhy Sondoro mengaku takut dan enggan untuk coba-coba memakai narkoba. Meski, kandungan obat-obatan terlarang tersebut dirasa mampu menjadi 'suplemen' untuk dapat terus terjaga saat bekerja.

"Jujur, gua emang takut sih," kata Sandhy kepada Medcom.id di Tangerang.

"Mungkin terbiasa di Jerman taat peraturan. Jadi, ngeri. 25 tahun terakhir di sana kita sudah terbiasa peraturan dan seram kalau melanggar," lanjutnya.

Regulasi ini berbeda ketika Sandhy membandingkannya dengan gaya hidup di Berlin. Menurut pengalaman Sandhy, Berlin lebih memberikan imbauan dan menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada manusia itu sendiri. Tak ada regulasi ketat maupun peraturan hukum yang mengikat.

"Di Berlin lain urusan, ya. Bebas, mau ngapain saja terserah, kita mau ngapain terserah. Maksudnya, di Berlin kita enggak ada itu penyalahgunaan narkoba ditangkap, dipenjara terus kita dihukum mati. Jadi, mau di jalan nyimeng (memakai ganja) juga enggak apa-apa," paparnya.

"Asal cuma satu, buat konsumsi pemakai saja."

Sandhy mengatakan, kebebasan itu diberikan bagi warga di Berlin untuk memilih jalur hidup mereka.

"Mau hancur silakan hancur. Sudah dikasih tahu yang penting, efeknya seperti ini. Mau apa saja ada," kata Sandhy.

Fachri Albar Sudah 10 Tahun Gunakan Sabu

Lebih lanjut, Sandhy menceritakan warga di Berlin sudah diberi penyuluhan dan informasi terkait narkoba. Hal ini tidak dianggap tabu sehingga masyarakat di sana memiliki informasi yang jelas terkait narkoba dan penyalahgunaannya.

Sandhy sendiri lebih memilih minum wine (anggur) ketika penat saat bekerja.

Selama dua bulan terakhir ada banyak nama selebriti yang tersandung kasus kepemilikan dan penggunaan narkoba. Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian pun mengincar beberapa nama artis lain dan telah mengeluarkan regulasi baru agar para artis yang tertangkap atas kasus narkoba bersedia untuk berhenti dari profesi keartisan.

Regulasi berbentuk MoU "Bersedia Berhenti Menjadi Artis" ini menuai polemik. Akhirnya, nota kesepahaman itu direvisi.

Sempat Jadi Polemik, MoU Artis Anti Narkoba Melunak

 


(ELG)