Salman Aristo Hindari Kerja Sama dengan Pemakai Narkoba

Purba Wirastama    •    24 Februari 2018 16:35 WIB
artis dan narkobasalman aristo
Salman Aristo Hindari Kerja Sama dengan Pemakai Narkoba
Salman Aristo (Foto: MI/Ramdani)

Jakarta: Penulis dan sutradara Salman Aristo mengatakan dia tidak bisa cocok bekerja sama dengan pemakai narkoba. Menurut Aris, mereka memiliki ritme kerja yang berbeda.

"Karena gue enggak pakai, jadi ritmenya berbeda," kata Aris kepada Medcom.id saat ditemui di Grand Indonesia Jakarta, belum lama ini.

"Terlepas dari sikap gue ya. Gue sangat anti dan punya selusin alasan bahwa (narkoba) itu merusak tubuh, belum lagi pertimbangan moral dan nilai-nilai lain, tapi gue berusaha netral saja. Ritmenya enggak sama, ya bermasalah. Mereka punya ritme sendiri yang beda dengan ritme gue. Jadi, pasti tidak cocok," lanjutnya.



Aris memandang bahwa narkoba dijadikan jalan pintas bagi selebritas untuk mampu berkreasi pada titik kreatif tertentu. Apalagi jika industri punya tuntutan tinggi terhadap proses kreatif. Tekanan untuk mencari metode tercepat supaya 'selalu kreatif' menjadi semakin besar.

"Mungkin kalau di kalangan para kreator, kalau di Hollywood dibilang recreational drugs. Ketika mereka konsumsi itu, artinya ya rekreasional, mereka butuh itu untuk mencoba memanipulasi proses rekreasi yang mereka hitung untuk bisa berkreasi nanti. Mereka mencari jalan pintas untuk menciptakan situasi itu," tutur Aris.

"Bukan masalah lebih pintar. Ya (mereka) mencoba cari jalan pintas supaya bisa mendapatkan state of mind, di mana mereka bisa berkreasi lebih luas. Ada yang enggak pakai itu kok, banyak," imbuhnya.

Selebritas pemakai narkoba menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Beberapa yang ditangkap terkait narkoba adalah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya Zaida anak pedangdut Elvy Sukaesih. Bulan lalu Jennifer Dunn juga ditangkap karena memiliki dan memakai sabu. Hasil pemeriksaan dan asesmen menunjukkan mereka bukan pengguna baru.

Pada 2017, sedikitnya ada 13 selebritas pemakai narkoba ditangkap polisi, antara lain Ridho Rhoma, Pretty Asmara, dan Tio Pakusadewo.





 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

5 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA