Kevin Liliana Serukan Anti Kekerasan pada Perempuan

Retno Hemawati    •    04 Desember 2017 16:49 WIB
miss internasional
Kevin Liliana Serukan Anti Kekerasan pada Perempuan
Kevin Liliana Serukan Anti Kekerasan pada Perempuan (Foto: Ist)

Jakarta: Puteri Indonesia Lingkungan Hidup 2017, Kevin Liliana, 21, berhasil membawa pulang mahkota Miss International 2017 yang digelar di Tokyo Dome City Hall, Jepang, Selasa, 14 November 2017.

Sejauh ini, meski telah teken kontrak dengan International Cultural Association (ICA) yang menaungi Miss International, mojang Bandung ini belum berencana tinggal di Jepang.

"Saya akan bolak-balik ke Jepang, belum ada rencana untuk tinggal di sana," ujarnya saat mengunjungi kantor Media Group, belum lama ini.

Dengan menjadi Miss International, dia bertugas untuk mempromosikan perdamaian dunia melalui pertukaran budaya.

"Saat saya mulai karantina di Jepang, banyak hal yang sudah dipelajari. Dari belajar itu, saya jadi semakin mengerti dan membuat toleransi semakin tebal. Saya juga semakin respek dengan perbedaan," kata Kevin.

Pada saat itu, selain memperkenalkan Indonesia, dia juga menceritakan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kebanyakan dari mereka tidak tahu Indonesia, selain saya menceritakan lokasi, saya juga bercerita tentang keberagaman," ungkapnya.

Keberagaman yang dimaksud oleh Kevin ialah Indonesia yang kaya dengan budaya, bahasa, dan kepercayaan. Dia juga menekankan, meski banyak perbedaan, selama berpegang teguh pada keberagaman, Indonesia selama ini aman.

"Kita masih bisa berkomunikasi dengan baik meski banyak perbedaan. Itu pula yang ingin saya bagikan pada dunia tentang Indonesia," janjinya.

Kevin dan 68 peserta dari 68 negara lain juga secara otomatis menjadi Duta Pariwisata Jepang di negara mereka masing-masing.

Selama tiga pekan di sana mereka diperkenalkan pada budaya setempat.

"Kami mendapat sertifikat yang menerangkan kami sudah mempelajari budaya Jepang selama tiga minggu dan kita bisa menjadi duta di negara masing-masing."

Anti Kekerasan

Perempuan yang hobi berolahraga itu juga menaruh perhatian khusus pada anti kekerasan pada perempuan. Dia pun mengimbau perempuan mampu melindungi diri.

"Saya sudah ikut martial sport sejak masih sekolah. Itu penting untuk melindungi diri sendiri. Perempuan dan laki-laki juga punya hak yang sama, jadi jangan takut dan tunduk."

Dia juga berpesan agar perempuan yang mengalami kekerasan segera melapor kepada pihak yang berwajib dan melakukan pemulihan.

"Kita harus bangkit membangun kepercayaaan pada diri sendiri, hidup, dan mencari aktivitas yang lebih positif," sarannya.

Kevin yang cuti dari kuliah, seusai menunaikan tugas sebagai Miss International, berencana akan kembali ke kampus.

"Saya ingin jadi sarjana desain. Saya bersama teman dari jurusan psikologi ingin punya workshop yang menginisiasi anak-anak di Bandung mengenal kreativitas, melatih otak agar kreatif. Cara belajar lain ini yang ingin saya tawarkan kepada mereka," katanya di akhir perbincangan.


(DEV)