Merayakan 15 Tahun Supernova

Antara    •    28 Oktober 2016 13:20 WIB
dewi lestari
Merayakan 15 Tahun Supernova
Dewi Lestari (Foto:Antara/Darwin Fatir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dialog sastra yang mengusung tema "Merayakan 15 Tahun Supernova" digelar di Bentara Budaya Bali (BBB). Acara ini merupakan bagian dari serangkaian ajang festival sastra internasional, Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2016.

Acara ini melibatkan puluhan penulis lintas bangsa, seniman, jurnalis, musisi, pegiat sastra dan seni lainnya yang ikut ambil bagian dalam UWRF yang berlangsung selama lima hari, 26-30 Oktober 2016.

"Kegiatan tersebut digelar Yayasan Mudra Swari Saraswati dan Penyelenggara UWRF bekerjasama dengan BBB," kata Founder and Director UWRF Janet DeNeefe, Jumat.

Dalam dialog sastra tersebut secara khusus menghadirkan novelis Dewi Lestari (Dee). Ia akan berbagi seputar proses kreatif penciptaan, serta pengalaman penulisan novel Supernova.

Novel yang diterbitkan pertama kali tahun 2001 tersebut merupakan salah satu novel bergenre fiksi ilmiah yang fenomenal di Indonesia. Supernova merupakan debut karier kepenulisan Dee.

Supernova kemudian menjadi sebuah heksalogi dengan enam seri kelanjutannya, yakni Ksatria, Putri, Bintang Jatuh, Akar, Petir, Partikel, Gelombang dan Intelegensi Embun Pagi. Buku terakhir, Intelegensi Embun Pagi terbit pada tahun 2016.

Karya tersebut menurut Janet DeNeefe memang patut diperbincangkan, mengingat sewaktu perilisan yang pertama, Dee Lestari tidak hanya menghadirkan imajinasi fiksi ilmiah, namun sebuah realitas sosial yang dianggap tabu kala itu, yakni terkait dengan hubungan dengan sesama jenis.

Dewi Lestari boleh dikatakan sebagai salah satu penulis terbaik Indonesia.

Selain heksalogi Supernova, wanita kelahiran Bandung, 20 Januari 1976 tersebut juga telah menulis novel Perahu Kertas, serta tiga antologi; Filosofi Kopi, Madre, dan Rectoverso.

Beberapa karyanya telah dialihkreasikan dalam bentuk film. Filosofi Kopi merupakan kumpulan karya yang dibuat dari tahun 1995-2005 menjadi karya sastra terbaik versi Majalah Tempo pada tahun 2006 dan meraih penghargaan sebagai lima besar Khatulistiwa Literary Award.

Dee Lestari juga merupakan seorang penyanyi dan penulis lagu. Tahun 2016 merupakan kali ke-13 penyelenggaraan UWRF, sebuah festival sastra tahunan yang berpusat di Ubud.




(ELG)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA