Tompi Minta Pemerintah Rumuskan Hukuman Setimpal Bagi Koruptor

Purba Wirastama    •    18 Desember 2017 10:05 WIB
tompi
Tompi Minta Pemerintah Rumuskan Hukuman Setimpal Bagi Koruptor
Tompi Minta Pemerintah Rumuskan Hukuman Setimpal Bagi Koruptor (Foto: Metrotvnews.com)

Jakarta: Sebagai figur di dunia seni dan hiburan, Tompi kerap memberi komentar mengenai situasi politik terkini. Terakhir, dia mengkritik manuver Setya Novanto terkait kasus hukum dengan membuat film fiksi pendek.

Menurut Tompi, apa hukuman yang setimpal bagi pencuri uang negara?

"Enggak bisa pakai aturan menurut saya," kata Tompi saat ditemui di kawasan Menteng Jakarta, Minggu, 17 Desember 2017.

"Yang benar, ya pemerintah, yang di DPR saat ini, bersama-sama merumuskan enaknya (pelaku) mau diapakan, disepakati bersama. Toh selama ini yang korup mereka juga," lanjut Tompi.

Musisi yang juga dokter ini menyebut bahwa pihak legislatif harus berani membuat aturan keras jika memang ingin memberantas korupsi. Dia juga tak menolak jika ada aturan semacam hukum qisas  atau pembalasan setimpal 'mata dibalas mata', asal itu disepakati bersama.

"Misal nyolong, potong tangan. Berani enggak? Jadi jangan hanya teriak-teriak ingin berkeagamaan, tapi giliran nyolong, minta maaf. Sorry  deh, enggak bisa dong," tutur Tompi.

"Nyolong itu kan sudah pakai niat, bukan kepleset," imbuhnya.

Tompi berpendapat, besar hukuman bagi pelaku korupsi tidak bisa pukul rata dan harus menimbang berbagai kerugian yang ditimbulkan. Semakin tingkat kerugian besar dan membuat manusia menderita, hukuman jelas lebih besar. Dia memberi contoh spesifik mengenai korupsi dana kesehatan.

"Misal ya, misal, dana kesehatan dikorupsi. Jadi, orang tadinya mau apa, jadi enggak bisa karena enggak ada dana. Nah itu sih bagusnya dibinasakan yang kayak gitu," tukas Tompi.

Belum lama ini Tompi mengunggah film fiksi pendek di kanal YouTube Najwa Shihab, yang berjudul Antara Jokowi, Prabowo, dan Setya Novanto. Film kritik ini menjadi ungkapan kecewa Tompi terhadap Setya terkait 'drama' yang menyertai kasus hukum korupsi KTP-el.
 


(DEV)

Produser The Rolling Stones Percaya Dangdut Mampu Mendunia

Produser The Rolling Stones Percaya Dangdut Mampu Mendunia

12 hours Ago

Seperti yang dikatakan Rhoma Irama lewat lagu Viva Dangdut, "Dunia pun berdangdut, dunia k…

BERITA LAINNYA