Tips Membuat Anak Gemar Membaca ala Najwa Shihab

Gervin Nathaniel Purba    •    02 Juni 2017 07:12 WIB
bukuuntukindonesia
Tips Membuat Anak Gemar Membaca ala Najwa Shihab
Najwa Shihab (Foto:MI/Adam Dwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Orang tua mana yang tidak senang melihat anaknya rajin membaca buku? Berbagai pendekatan dilakukan oleh orang tua agar anaknya mau rajin membaca buku dibandingkan bermain game.

Agar anak mau rajin membaca buku, maka orang tua juga harus memberikan contoh suka membaca buku di depan anak. Duta Baca Indonesia Najwa Shihab mengatakan, jika seorang ibu lebih sering menonton sinetron di rumah, maka jangan berharap anaknya akan gemar membaca buku.

"Keluarga itu menjadi salah satu poin penting agar anak cinta membaca buku karena itu pengalaman dari saya sendiri," ujar Najwa, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta.

Perempuan yang kerap disapa Nana ini mengatakan, anak harus diajarkan membaca buku sebagai sebuah kebiasaan. Pada umumnya orang tua sudah cukup puas jika mengetahui anaknya sudah bisa mengeja dari apa yang dibacanya. Kemudian orang tua merasa tugasnya mengajarkan anak membaca sudah selesai ketika anaknya masuk sekolah.

Baginya, bisa membaca dan suka membaca merupakan dua hal berbeda. Membaca buku merupakan suatu keterampilan yang perlu dilatih yang mampu meningkatkan fokus anak dan tentunya memperkaya wawasan. Ia mengibaratkan, suka membaca buku seperti orang yang rajin berolahraga sehingga memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

"Membuat anak gemar membaca merupakan hal lain. Maka kegiatannya harus menyenangkan. Kegiatannya untuk diajak memilih buku yang disuka. Jadi ada hal-hal yang dilakukan membiasakan anak membaca buku," kata perempuan kelahiran Makassar itu.

Terkait peran keluarga, Nana sendiri mengaku sosok ayah ibunya yang membentuk keluarganya jatuh cinta kepada buku. Ia menceritakan ketika dirinya masih kecil ibunya sering berdongeng dimana hal itu memancingnya untuk membaca. "Saya ingat dulu ketika saya belum bisa membaca pun sudah suka 'membaca' karena didongengi oleh ibu," katanya, mengenang.

Selain itu, ia selalu melihat ayahnya sering membaca buku dan memiliki banyak koleksi buku di kamarnya. "Begitu keluar rumah, kita perginya ke toko buku. Jadi pembiasaan di keluarga, kegemaran yang ditumbuhkan di dalam keluarga itu menjadi salah satu poin penting," kata Nana.

Kebiasaan suka membaca buku, kini juga ia tularkan kepada anaknya. Selain ia dan suaminya gemar membaca, Nana membeberkan isi rumahnya sarat buku. Peran penting dari keluarga inilah yang mampu menularkan anaknya agar suka membaca buku.

"Jadi kita kalau di rumah bukan hanya membahas soal film saja. Namun, juga membahas soal buku-buku," tuturnya.

Pengalaman dan tips Nana itu sangat menginspirasi. Namun, faktanya masih banyak anak-anak Indonesia yang belum mendapat akses memeroleh buku bacaan. Terutama mereka yang tinggal di pelosok daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan ketersediaan buku ke berbagai daerah di Indonesia dan gerakan nyata untuk memberikan akses ketersediaan buku secara merata.

Kini, Anda dapat berkontribusi menyediakan buku untuk anak-anak Indonesia melalui gerakan #BukuUntukIndonesia. Lakukan langkah kebaikan dengan mengunjungi tautan www.BukuUntukIndonesia.com. Klik tombol "berbagi" di website Buku Untuk Indonesia. Kemudian, Anda akan diarahkan ke halaman Blibli.com untuk memilih paket berbagi yang diinginkan.

Dengan berbagi minimal Rp100 ribu Anda sudah berpartisipasi untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik. Nantinya, dana yang terkumpul melalui gerakan #BukuUntukIndonesia akan dikonversi menjadi buku dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Mari kita ciptakan perubahan yang lebih baik dengan menjadi bagian dari gerakan #BukuUntukIndonesia. Lebih baik berbagi, sekarang!


(ROS)