Ali Shahab, Sutradara Senior dan Pelopor Sinetron Meninggal Dunia

Elang Riki Yanuar    •    25 Desember 2018 18:30 WIB
artis meninggal
Ali Shahab, Sutradara Senior dan Pelopor Sinetron Meninggal Dunia
Ali Shahab (Foto: dok. ist)

Jakarta: Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Sutradara senior, Ali Shahab meninggal dunia.

Kabar itu dibenarkan oleh wartawan senior, Ilham Bintang. Ilham mendapat kabar jika Ali Shahab meninggal dunia pada 25 Desember 2018 sekitar pukul 15.00 WIB.

"Iya benar meninggal dunia sekitar jam 3 tadi. Saya dapat kabarnya satu jam setelahnya, sekitar jam 4," kata Ilham Bintang saat berbincang dengan Medcom.id, Selasa (25/12/2018)

Ilham tidak tahu pasti apa penyebab meninggalnya Ali Shahab. Setahu Ilham, Ali belakangan memang sedang sakit sehingga lebih banyak di rumah.

"Yang saya tahu juga dia punya asma," ucapnya.

Sesaat Ali setelah meninggal dunia, Ilham menulis sebuah obituari berjudul "Tiada Lagi Ali Shahab" di sebuah portal berita. Ilham mengaku mengenal Ali sejak tahun 1970-an ketika menekuni profesi wartawan.

"Dulu sekitar 1976 kantor saya di Kramat sedangkan dia di Kwitang markasnya ibaratnya. Dulu novel-novel dia juga kan booming. Kemudian dia fokus untuk bikin film lalu sinetron," ujar Ilham.

Menurut Ilham, Ali merupakan salah satu pelopor sinema elektronik atau yang lebih dikenal sebagai sinetron di Indonesia. Salah satu sinetron yang dulu sukses dia besut adalah Rumah Masa Depan yang tayang di TVRI pada 1980-an.

"Kami pernah sama-sama menjadi pengurus Panitia Tetap Festival Sinetron Indonesia. Waktu itu Ali jadi Ketua Bidang Penjurian, saya Ketua Bidang Humas. Dulu waktu itu kita semua masih belajar soal sinetron ini. Dia (Ali) yang memilah-milah mana sinetron lepas, mana sinetron jenis lain. Dia ahlinya soal itu. Dia adalah pelopor sinetron di Indonesia, jauh sebelum Raam Punjabi (produser dan pemilik Multivision Plus yang dijuluki Raja Sinetron)," jelas Ilham.

Di dunia sinema, Ali pernah membesut sejumlah film horor yang dibintangi Suzanna seperti Beranak dalam Kubur (1971), Bumi Makin Panas (1973), dan Napsu Gila (1973). Dia juga pernah menggarap film komedi Manusia Enam Juta Dolar (1981) yang dibintangi Warkop DKI.

"Dia seorang seniman tangguh, serius dan punya disiplin keras. Karya-karyanya dan prosesnya mencerminkan itu. Dia juga tidak pernah pelit membagi ilmu," kenang Ilham.

Ali Shahab meninggal dunia di usia 77 tahun. Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Kembang V, Nomor 103 RT 04/RW 02, Jakarta Pusat, dekat Masjid Habib Ali Kwitang.
 


(ELG)