Virzha Optimis Pemerintah Mampu Basmi Teroris

Cecylia Rura    •    25 Mei 2018 03:00 WIB
seleb bicara politik
Virzha Optimis Pemerintah Mampu Basmi Teroris
Virzha (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Awal bulan Mei lalu menjadi peristiwa berdarah bagi Indonesia. Serangan teroris yang terjadi di Surabaya hingga merembet ke beberapa daerah menjadi pusat perhatian masyarakat.

Menanggapi hal ini, Virzha sebagai musisi Indonesia memberikan komentarnya terhadap kejadian terorisme di Indonesia. Ia berharap agar pemerintah lebih meningkatkan perhatian khusus dan bisa menuntaskan masalah terorisme di Indonesia.

"Semoga enggak ada lagi lah. Semoga enggak ada lagi yang namanya teroris. Ya, kita enggak tahu yang namanya teror bisa terjadi."

"Buat teman-teman di luar waspada aja, sih. Mudah-mudahan teroris bisa dibasmi sama pemerintah," kata Virzha kepada Medcom.id.

Sejak kejadian penyerangan bom bunuh diri beruntun, pemerintah bersama pihak kepolisian melakukan pengamanan ketat di sejumlah daerah dan kawasan publik.

Peledakan bom bermula ketika keluarga Dita Oeprianto melakukan aksi di tiga tempat ibadah pada Minggu pagi, 13 Mei 2018 di Surabaya. Mereka secara terpisah membagi tugas meledakkan bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia (Jalan Diponegoro) dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.

Virzha sendiri baru merilis karya album berjudul Kedua. Ini merupakan album keduanya setelah berhasil menelurkan album debut solo berjudul Satu pada 2015 lalu. Album Kedua memuat 11 nomor lagu, di mana sembilan di antaranya merupakan lirik yang ditulis sendiri oleh penyanyi berusia 28 tahun itu, dibantu Rian D'Masiv dan Ryan Kyoto. Sementara dua lagu sisanya, Separuh Nafas (Dewa) dan Seperti yang Kau Minta (Chrisye) merupakan karya aransemen ulang.

Album Kedua banyak bercerita tentang kisah-kisah terpendam bintang jebolan ajang pencarian bakat tersebut. Ia banyak bercerita tentang hubungannya dengan ayah, ibu, hingga pengalaman pahit ketika ditinggal kekasih yang sudah menjalin hubungan selama dua tahun.

Penyanyi bernama lengkap Di Muhammad Devirzha ini tinggal dan besar di Banda Aceh. Namanya mulai dikenal lewat panggung ajang pencarian bakat Indonesian Idol pada musim kedelapan di tahun 2014. Pada kompetisi tersebut, ia berhasil masuk dalam lingkaran tiga besar dan bertahan di posisi ketiga.


 




(ASA)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA