Efek Rumah Kaca Tampil dengan Sukarela di Aksi Kamisan ke-500

Antara    •    28 Juli 2017 19:43 WIB
efek rumah kaca band
Efek Rumah Kaca Tampil dengan Sukarela di Aksi Kamisan ke-500
Efek Rumah Kaca (Foto: metrotvnews/shindu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Band Efek Rumah Kaca (ERK) tampil di seberang Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis 27 Juli 2017 bersama beberapa seniman lainnya dalam aksi "500 Kamis" yang menuntut penuntasan kasus-kasus HAM.

Panitia memang sengaja mengajak seniman seperti ERK untuk memperjuangkan keadilan bagi korban pelanggaran HAM berat di masa lalu.

"Kami tahu ERK sangat peduli dalam isu keadilan sosial terutama kemanusiaan, juga kelompok seniman lainnya yang kami undang," kata Citra Referandum, koordinator acara 500 Kamis, saat dihubungi pada Jumat, mengenai kehadiran ERK dalam acara tersebut.

"Kami mengundang mereka dan mereka memberi respons positif datang dengan sukarela, tanpa kami berikan apresiasi materil. Mereka mau diundang dengan sukarela karena sama-sama peduli akan isu ini," tambahnya.

Selain ERK, panitia juga mengundang Simponi, band yang juga aktif memperjuangkan isu kemanusiaan seperti kesetaraan, anti kekerasan terhadap perempuan, anti korupsi, lingkungan hidup. Penampil lain adalah Wanggi Hoed yang tampil lewat pantomime.

Kemarin, usai tampil di hadapan penonton,  ERK menyempatkan diri berbincang dengan media.

”Kami berharap pemerintah ada kemauan untuk menengok dan mengusut kasus HAM ini” ujar Cholil Mahmud, vokalis ERK.

"Semoga Kamis-Kamis berikutnya makin banyak yang support, dengan adanya tekanan ini, pemerintah diharapkan melakukan tugasnya, " ujar Poppie Airil, bassist ERK.

Pada penampilan kali ini ERK membawakan lagu Hilang, Di Udara, dan Mosi Tidak Percaya.

"500 Kamis" yang diselenggarakan di seberang Istana Merdeka adalah aksi Kamisan yang ke-500. Setiap Kamis para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM berat di masa lalu melakukan aksi diam, aksi mengenakan payung hitam untuk meminta pemerintah menyelesaikan kasus-kasus yang belum tuntas.

Acara yang dimulai dari jam 3 sore ini ditutup dengan pembentukan formasi para simpatisan yang membentuk payung yang menjadi simbol dari aksi mereka.


 


(ELG)

Renjana Base Jam Bernostalgia

Renjana Base Jam Bernostalgia

2 days Ago

"Sesuai lagu kita yaitu, Jatuh Cinta dan Rindu. Bagaimana mengenang awal orang 'jatuh …

BERITA LAINNYA