Astrid Mengenang Teman di Hutan

Richaldo Y. Hariandja    •    15 Mei 2017 10:08 WIB
astrid sartiasari
Astrid Mengenang Teman di Hutan
(Foto: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyanyi Astrid Sartiasari, 35, masih terkenang dengan keramahan penduduk sebuah hutan di kawasan Sumatra Barat, tepatnya di Hutan Nagari Sungai Buluh. Dia mengisahkan, saat hadir di sana, ia disambut dengan iringan musik.

Penduduk setempat menyanyikan lagu hit yang pernah dibawakannya, Jadikan Aku yang Kedua. Yang lebih istimewa, lantunan lagu itu dibawakan dengan iringan alat musik Minang.

Dengan alasan itulah, ibu Alec Djuara Djoewarsa itu mengenang peristiwa tersebut dan membawakan lagu yang sama di panggung Musika Foresta yang digelar di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (13/5) malam.

"Saya ingin mengenang saat-saat saya masuk ke hutan ketika saya disambut dengan meriah. Mereka menyanyikan lagu ini dengan menggunakan alat musik Minang. Saya ingin sekali membawakan lagu ini untuk mengenang teman saya yang ada di hutan," kata dia beberapa saat sebelum menyanyi.

Dia juga mengatakan kampanye peduli lingkungan tidak harus berujung pada lahir atau direvisinya sebuah regulasi.

Yang penting ialah pesan kampanye peduli lingkungan yang dilakukan sampai kepada generasi muda.

Ia menilai kampanye yang bertajuk Hutan itu Indonesia tidak bermaksud menyalahkan pihak mana pun atas kondisi hutan saat ini. Yang terpenting, generasi muda mau dan peduli terhadap kondisi hutan Indonesia yang menjadi tempat masyarakat adat menggantungkan hidup.

"Tidak, kami tidak mau menyalahkan siapa-siapa, tidak juga pemerintah. Yang terpenting bagaimana semua peduli dan mau ke hutan supaya mereka bisa tahu seperti apa kondisi hutan kita," ucap penyanyi yang akrab disapa Astrid tersebut saat ditemui Media Indonesia sebelum melakukan pementasan bertajuk Musika Foresta, di Balai Sarbini, Jakarta, sabtu (13/5) lalu.

Dalam kampanye yang dijalankannya, Astrid bersama Glenn Fredly, Achi Hardjakusumah, serta Alam Urbach masuk ke hutan-hutan.

Mereka membuat lagu bertema hutan yang berjudul Hanya Untukmu.

Lagu itulah yang membawa Astrid secara khusus masuk ke Hutan Nagari Sungai Buluh, Sumatra Barat.

Dari pengalaman tersebut, Astrid melihat kondisi masyarakat adat setempat yang menggantungkan diri dari hutan sebagai mata pencaharian.

"Jadi, saya tidak terbayang ketika nantinya hutan mereka tidak ada, akan cari makan dari mana orang-orang di sana. Syukur-syukur pemerintah bisa menelurkan satu regulasi dari aksi kami untuk selamatkan hutan," imbuh dia.

Pengalaman pertama

Perempuan yang menggeluti dunia tarik suara sejak SMA tersebut masuk ke hutan untuk pertama kali. Selama ini dirinya mengaku tidak pernah membayangkan masuk ke hutan dan tinggal di sana, walaupun hanya tiga hari.

Menurut Astrid, dirinya justru merasa betah tinggal di hutan. Tinggal di hutan membuatnya jauh dari hiruk pikuk kehidupan di perkotaan dan lebih menghormati alam. Itu sebabnya, dirinya menjadi lebih menghargai kehidupan masyarakat di dalam kawasan hutan.

Salah satunya ialah dengan menghormati kepercayaan lokal setempat. 
(DEV)