Kaka "Slank" Kenang Jalan Panjang Lepas dari Jeratan Narkoba

Cecylia Rura    •    27 Juni 2018 16:04 WIB
slankkaka slank
Kaka
Slank di Markas Slank kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Juni 2018. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Akhadi Wira Satriaji alias Kaka 'Slank' sempat menjadi pemakai narkoba. Kaka bercerita banyak tentang kronologi dia bisa lepas dari jeratan kecanduan narkoba.

"Gimana saya mengendalikan diri saya. Yang namanya manusia gagal berapa kali wajar. Enggak ada manusia yang jadi superman. Sekali coba langsung bosan, pasti dulu mencoba dan mencoba," kata Kaka dalam kegiatan Halal Bihalal Hari Anti Narkoba di Markas Slank, Duren Tiga, Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018.

Kaka bersama Slank saat itu ikut dibantu oleh Bunda Iffet, ibunda Bimbim Slank untuk lepas dari jerat narkoba.

"Bunda ikut ngobatin Slank, aku, Bimbim, Ivan, dia (Bunda) obati lingkungannya dulu. Kalau mau bikin rehab, nyembuhin anaknya, yang disembuhin lingkungan sekitar. Tetangga di kiri kanan dikompakin membersihkan lingkungan sebelum rehab," kata Kaka.

Tanpa berlandaskan teori kedokteran, Bunda ikut membantu Slank membiasakan diri lepas dari narkoba lewat rutinitas dan aktivitas positif.

"Saya berpatokan sama Bunda karena teorinya Bunda ampuh. Walaupun Bunda pakai teori organik, tanpa bimbingan dokter manapun, cuma ampuh."

"Setelah kita melewati masa-masa kritis penyembuhan, Bunda melihat sudah bisa bangun pagi, kegiatan pagi langsung dikasih banyak latihan, keliling Duren Tiga, main bola, satu dua lagu, itu kegiatan tiap hari selalu ada. Bunda selalu isi saja. Di suruh ngomong depan anak yatim piatu, hari itu kita enggak dikasih kesempatan mikirin full aktivitas," kata Kaka sambil berkelakar.

Termasuk beberapa benda Slank yang bisa berpotensi dijual untuk membeli narkoba ikut disimpan.

"Handphone ditarik, dompet ditarik, selama dua tahun. Anaknya suruh pasrah dulu. Jangankan pegang uang, dompet saja kita enggak pegang. Tapi kalau minta yang menyehatkan dibeliin," ujar Kaka.

Kaka juga berpesan, narkoba membuat penggunanya kecanduan dan susah untuk lepas seorang diri.

"Drugs kayak mata kail pancingan, jadi begitu kita ke-hook di mulut kita kita enggak bisa copot sendiri. Kayak ikan mesti ke tukang pancing. Kena drugs enggak bisa sendiri harus minta tolong dan kalau sudah ditolong harus pasrah," tutup Kaka.





 


(ELG)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

1 week Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA