Penggemar Berusia 95 Tahun Ini Undang Pangeran Harry dan Meghan Bulan Madu di India

Cecylia Rura    •    29 November 2017 20:16 WIB
pangeran harrymeghan markle
Penggemar Berusia 95 Tahun Ini Undang Pangeran Harry dan Meghan Bulan Madu di India
Kohinoor saat bertemu Pangeran William dan Kate Middleton (Foto: gettyimages)

Jakarta: Boman Kohinoor, pemilik Mumbai Cafe sekaligus salah satu penggemar berat keluarga kerajaan Inggris menginginkan Pangeran Harry dan Meghan Markle melakukan bulan madu di India dan memiliki banyak keturunan.

Pria berusia 95 tahun itu sempat bertemu dengan kakak Harry, William dan Kate Middleton ketika keluarga kerajaan mengunjungi India. Dia mengatakan, sangat senang mendengar kabar pertunangan Harry dan Meghan.

"Saya mendoakan agar mereka selalu hidup dalam pernikahan yang bahagia. Dan semoga dijauhkan dari segala permasalahan," ujar pria berumur tersebut ketika ditemui AFP di sebuah restoran ternama di Mumbai, Britannia & Company,

Kohinoor begitu mencintai keluarga kerajaan Inggris tersebut. Pada sebuah dinding terpampang foto berukuran besar sosok Ratu Elizabeth II yang bersebelahan dengan potret tokoh aktivis India, Mahatma Gandhi.

Di sekitar tangga naik menuju lantai dua yang menyajikan sajian Parsi dan Irani, sebuah cardboard sosok Prince William dan Kate Middleton tersenyum sambil berpelukan.

Kohinoor sempat menghabiskan waktu 10 menit bersama sang Duchess of Cambridge di Hotel Taj Mahal, Mumbai pada April 2016 lalu usai keluarga kerajaan menunjukkan kepeduliannya terhadap isu tentang kampanye media sosial yang mendorong mereka untuk bertemu Kohinoor.

Kohinoor berharap bisa bertemu Pangeran Harry dan Meghan Markle setelah keduanya melangsungkan pesta pernikahan yang akan berlangsung di Windsor Castle pada musim semi mendatang.

"Saya berharap mereka akan berkunjung ke sini, atau saya yang akan mengundang mereka untuk datang kemari. Undangan dari saya sangat terbuka untuk seluruh anggota keluarga kerajaan Inggris," jelas Kohinoor.

Dia menambahkan, tamu undangan dari keluarga kerajaan Inggris akan disuguhi hidangan populer berry pulao, salah satu menu terbaik dari hidangan Parsi.

Sajian menu Parsi di Mumbai pada mulanya dibawa oleh warga Zoroastrian dari Persia. Di Britannia, dibuka oleh ayah Kohinoor pada 1923, di mana terdapat bendera kesatuan Britania Raya (Union Jack) digantung bersebelahan dengan bendera India dan Iran.

Kohinoor yang sudah terbiasa surat menyurat dengan Ratu Elizabeth selama bertahun-tahun menginginkan kembalinya pemerintahan kolonial Inggris di India. Berharap dapat mendorong Pangeran Harry dan Meghan Markle agar menghabiskan waktu bulan madu mereka di India.

"Ada banyak tempat yang bisa mereka kunjungi, salah satunya bagian dari keajaiban di dunia, Taj Mahal," kata Kahinoor, sambil mengungkapkan rasa bahagianya ketika melihat rencana pernikahan  Harry dan Meghan di televisi.

Kohinoor mengaku tidak begitu paham pekerjaan Markle. Dia hanya tahu Markle adalah orang Amerika dan sudah pernah bercerai. Meski begitu, dia yakin Markle bisa menjadi istri yang baik untuk Harry.

"Nyonya Simpson berkebangsaan Amerika dan sudah pernah bercerai namun itu tidak jadi masalah. Yang terpenting mereka hidup bahagia bersama," ungkapnya, sambil menghadap ke arah potret Wallis Simpson yang dinikahi oleh King Edward VIII setelah melepas tahta kerajaan pada 1936.

Kohinoor yang menamai cucu perempuannya Princess Diana, sama seperti nama ibu dari Pangeran Harry, menyarankan agar kelak Harry dan Meghan memiliki banyak anak.

"Itu bukanlah hal yang sulit bagi mereka," ungkap Kohinoor sambil tertawa.

 


(ELG)