Pengacara VA Mundur, Manajer: Kami Cabut Kuasanya

Purba Wirastama    •    09 Januari 2019 11:51 WIB
prostitusi artis
Pengacara VA Mundur, Manajer: Kami Cabut Kuasanya
Vanessa Angel (Foto: Instagram @vanessaangelofficial)

Jakarta: Pengacara Zakir Rasyidin menyatakan telah mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum Vanessa Angel atas kasus dugaan prostitusi online. Manajer Vanessa, Lidya, menyebut bahwa pihak mereka yang pertama kali mencabut kuasa hukum Zakir atas kasus itu.

"Sebenarnya kami yang mencabut kuasanya (Zakir)," kata Lidya kepada Medcom.id pada Rabu pagi, 9 Januari 2019.

Lidya enggan menjelaskan secara gamblang alasannya. Dia hanya menyebut bahwa Vanessa sempat sulit menghubungi Zakir dan mereka tidak ingin menambah masalah baru.

"Ya gimana ya. Kalau kayak begitu, sebenarnya tidak ada – Vanessa kesulitan menghubungi pengacaranya dan tidak ada komunikasi. Sudah itu saja dan Vanessa tidak mau menambah masalah baru. (Kami) mengikuti peraturan yang ada saja," jelas Lidya.

Sebelumnya, saat dihubungi Medcom.id, Zakir membenarkan kabar bahwa dia sudah tidak terlibat sebagai kuasa hukum atas kasus Vanessa Angel. Menurut Zakir, dia mendapati sejumlah keanehan, termasuk cerita Vanessa yang dia anggap bertolak belakang dengan fakta lapangan. 

"Bagaimana mungkin ada penangkapan dan penggerebekan di sebuah hotel kalau tidak ada kejadian? Akhirnya saya coba keluar dari apa yang disampaikan klien saya, mencari banyak keterangan, ternyata persis (seperti laporan resmi Polda Jatim). Jadi saya mendundurkan diri karena pertimbangan itu," kata Zakir pada Rabu pagi.

"Saya berkomitmen harus menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, bukan kebenaran versi klien," imbuhnya. 

Zakir secara resmi mundur dari kasus Vanessa sejak Selasa siang, 8 Januari 2019. Pada malam sebelumnya, Zakir bersama Jane Shalimar sempat menggelar konferensi pers, yang dia klaim sudah melalui persetujuan Vanessa.

Menurut Lidya, pihak Vanessa menunjuk tim pengacara  Aga Khan & Milano sebagai kuasa hukum baru. Kevin, pengacara dalam tim Aga Khan & Milano, membenarkan kabar ini ketika dihubungi Medcom.id. Namun mereka belum bisa memberikan keterangan resmi terkait persoalan hukum kliennya.

"Kami belum bisa keluarkan pernyataan apapun. Tunggu nanti saja," kata Kevin.

Lima orang, termasuk Vanessa, diamankan oleh petugas Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim pada Sabtu, 5 Januari 2019 terkait dugaan prostitusi online. Dia disebut menjadi teman kencan pesanan pengusaha tambang bernama Rian. Laporan JPNN menyebut bahwa Rian adalah pria Jakarta bernama asli Rudi Hastanto. Polisi juga mengamankan dua muncikari dengan nama inisial ES dan TN.
 


(ASA)