Komentar Tompi Soal Debat Capres 2019

Cecylia Rura    •    17 Januari 2019 17:50 WIB
Seleb Bicara Pilpres 2019
Komentar Tompi Soal Debat Capres 2019
Tompi (Foto: Antara/Teresia May)

Jakarta: Dua pasang Paslon presiden dan wakil presiden akan memasuki babak perdana debat Pilpres 2019 dengan tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. Tompi, musisi yang tak luput mengikuti pemberitaan politik negara menyoroti pembahasan kasus korupsi serta ketidakdisiplinan para pemilik bangku di tingkat legislatif atau DPR RI ada dalam debat.

"Tidak hanya upaya penangkapan (pelaku korupsi) tetapi juga upaya pencegahan yang bisa dipikirkan bagaimana caranya. Termasuk korupsi waktu. Misalnya di level legislatif, yang harusnya mereka masuk, jarang yang masuk. Ini apa, nih? Perbaikan yang bisa dikerjakan ke arah sana, supaya efektif. Enggak kayak sekarang, hanya bisa menghasilkan beberapa Undang Undang saja dari sekian banyak target yang direncanakan," papar Tompi saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 17 Januari 2019.

Dalam rapat paripurna DPR RI ke-10 pada Desember tahun lalu misalnya, kursi kosong DPR RI dilaporkan semakin tampak. Rapat hanya dipimpin dua pimpinan yakni Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto bersama sekitar 80 anggota DPR RI. Sepinya bangku legislatif bukan kali ini saja, tetapi sudah tampak sejak masa kampanye digelar. Banyak anggota DPR yang memilih berkampanye di Dapil masing-masing.

Berkaitan dengan tema HAM, Tompi yang juga berprofesi sebagai dokter atau tenaga kesehatan menyoroti cara kerja BPJS. Dia menekankan, perbaikan pengelolaan BPJS perlu memerhatikan tenaga ahli di bidang keuangan, bukan tenaga medis.

"Bukan sistemnya, tapi pelaksanaannya. Saya rasa BPJS perlu orang yang benar-benar mengerti mengelola keuangannya, supaya pembiayaannya bisa terjamin. Jangan ditaruh di situ dokter atau misalnya tenaga kesehatan karena enggak akan mengerti juga bagaimana me-manage putaran uangnya. Jadi, lebih baik orang-orang yang memang mengerti dengan manajemen keuangan ini," kata Tompi.

Soal hukum, Tompi menilai sudah ada sedikit perbaikan. Hanya saja perlu diusut tuntas agar tidak ada kasus yang menggantung.

"Penerapan hukum bisa lebih baik. Sekarang sudah lebih mendingan sebenarnya, tetapi saya harap bisa lebih baik lagu supaya tidak ada kasus-kasus yang terkunci. Enggak bisa maju kena, mundur kena. Pinginnya semua kasus kalau itu bermasalah ya dieksekusi, sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkapnya.

Babak pertama debat pilpres 2019 akan digelar hari ini, Kamis, 17 Januari 2019 pukul 20.00 WIB di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat dipandu Ira Koesno bersama Imam Priyono.
 


(ASA)