Wujud Keragaman dalam Pagelaran Gema Bumi Palapa

   •    16 November 2016 11:47 WIB
pentas budaya
Wujud Keragaman dalam Pagelaran Gema Bumi Palapa
Pagelaran Gema Bumi Palapa (Foto: Metrotvnews/Wijokongko)

Metrotvnews.com, Kudus: Ratusan mahasiswa berprestasi dari 90 perguruan tinggi di Indonesia melakonkan peran dalam pagelaran kesenian dan budaya pada Malam Dharma Puruhita di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/11/2016) malam.

Pagelaran yang bertajuk 'Gema Bumi Palapa' ini menjadi momentum pengukuhan mereka sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus 2016/2017.

Ratusan mahasiswa tersebut berupaya tampil maksimal untuk mempersembahkan pertunjukan yang bercerita tentang Kerajaan Majapahit yang mencapai kejayaan Nusantara pada akhir abad 12.

Pertunjukan tersebut merupakan rangkaian terakhir kegiatan National Building bagi penerima Djarum Beasiswa Plus atau disebut Beswan Djarum.

Kegiatan yang digelar Bakti Pendidikan Djarum Foundation tersebut merupakan ajang pembekalan dan penguatan wawasan kebangsaan kepada penerima beasiswa.

Program Nation Building ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Diskusi Kebangsaan, Cultural Visit, dan puncak acara ditandai dengan pentas Malam Dharma Puruhita.

"Acara ini sangat penting bagi para generasi muda Indonesia khususnya para Beswan Djarum, karena wawasan kebangsaan merupakan modal kepercayaan dirinya dan rasa hormat kita sebagai bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ujar Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H Serad.



Primadi melanjutkan, latar belakang yang berbeda dari Beswan Djarum juga menjadi perwujudan Bhinneka Tunggal Ika yang menggambarkan keragaman bangsa Indonesia.

"Selama lima hari, para Beswan Djarum mengikuti sejumlah rangkaian acara National Building, yakni diskusi bertema kebangsaan, kunjungan ke sejumlah situs budaya, serta menjadi pelakon dalam pagelaran seni 'Malam Dharma Puruhita," pungkasnya.

(Wijokongko)

 


(ELG)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA