Vokalis Red Hot Chili Peppers Angkat Bicara Terkait Kematian Chris Cornell

Agustinus Shindu Alpito    •    09 Juni 2017 15:28 WIB
artis meninggal
Vokalis Red Hot Chili Peppers Angkat Bicara Terkait Kematian Chris Cornell
Anthony Keidis (Foto: reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Vokalis Red Hot Chili Peppers, Anthony Keidis, angkat biacara soal kematian bunuh diri Chris Cornell. Keidis mengenal Cornell secara personal, keduanya bahkan pernah menjalani tur bersama.

Seperti diberitakan sebelumnya, Cornell yang merupakan personel Audioslave dan Soundgarden, mengakhiri hidupnya pada usia 52 tahun di sebuah kamar hotel di kawasan Detroit, Amerika Serikat, pada 18 Mei 2017. Sejauh ini, belum diketahui secara pasti hal apa yang melatari aksi nekat Cornell. Keluarga Cornell menduga obat-obatan menjadi salah satu pemicu peristiwa tragis itu.

Pendapat Keidis diutarakan dalam wawancara dengan SONiC. Sebagai seseorang yang telah lama mengenal Cornell, Keidis ditanya soal kondisi mental Cornell.

"Anda tidak pernah berharap seseorang yang hidup, baik-baik saja, dan masih bermain (dengan kita) tiba-tiba memutuskan mengakhiri hidup seperti itu. Saya tidak bisa menelan (peristiwa ini) mentah-mentah, tetapi ini mengejutkan. Kami bersahabat dengan dia sepanjang eksistensi Soundgarden, karena kami menjalani tur bersama mereka pada 1992 di Lollapalooza. Dia (Cornell) adalah orang yang baik, dan secara konsisten kami melihat dia seperti itu," kata Keidis.

"Senang rasanya melihat mereka (Soundgarden) kembali, dan hancur rasanya mengetahui dia (Cornell) berada dalam posisi yang membuat pikirannya begitu sakit sampai di titik dia ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Saya tidak menghakimi apa yang dia lakukan, karena saya tidak tahu kesulitan atau kesakitan apa yang dia rasakan. Tentu saja (masalah) itu sangat rumit hingga menuntun (Cornell) sampai meninggalkan semuanya. Semoga keluarganya diberkati, dia menjalani hidup dengan baik," lanjutnya.

Awal bulan ini, sebuah laporan toksikologi menunjukkan kandungan obat-obatan (Naloxone, Butalbital, Lorazepam, Pseudophedrine) dalam tubuh Cornell, tidak lama setelah ditemukan meninggal. Dipastikan obat-obatan itu tidak memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan Cornell mengakhiri hidupnya.

 


(ELG)

Renjana Base Jam Bernostalgia

Renjana Base Jam Bernostalgia

4 days Ago

"Sesuai lagu kita yaitu, Jatuh Cinta dan Rindu. Bagaimana mengenang awal orang 'jatuh …

BERITA LAINNYA