Bara: The Dark Age of Banda, Kisah Kelam Sejarah Pulau Banda

Elang Riki Yanuar    •    20 Juli 2017 19:34 WIB
komik
Bara: The Dark Age of Banda, Kisah Kelam Sejarah Pulau Banda
Bara: The Dark Age of Banda (Foto: dok. kosmik)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak hanya melalui film dokumenter, kisah sejarah kelam Pulau Banda juga diangkat melalui komik. Komik karya Ockto Baringbing (cerita) dan Abdul Kholik (gambar) itu diberi judul Bara: The Dark Age of Banda.

Bara: The Dark Age of Banda bercerita tentang Bara, seorang bocah kecil dari Ambon yang menjadi tawanan tentara VOC. Komik ini mengupas Pulau Banda yang ketika itu berusaha dimonopoli perdagangan buah palanya oleh VOC. VOC bahkan rela melakukan genosida demi menguasai perdagangan pala di Banda, yang kala itu harga buah palanya lebih mahal daripada emas.

Komik Bara: The Dark Age of Banda akan dirilis pada Sabtu, 5 Agustus 2017 dalam acara POPCON ASIA 2017. Project komik Bara merupakan hasil kolaborasi antara KOSMIK dan Lifelikes Pictures yang diproduseri oleh Sheila Timothy.

Meskipun Ockto sudah beberapa kali menuliskan cerita bertema sejarah, ternyata tidak membuat pengerjaan komik Bara ini terasa lebih mudah. Bahkan menurutnya, dari seluruh komik sejarah yang pernah dibuatnya, komik Bara adalah yang paling menantang.

"Sangat menantang. Pertama, ini merupakan project pertama saya dengan seorang produser film. Cerita yang saya presentasikan harus jelas dan detail layaknya membuat adegan dalam film. Plot yang saya buat persis seperti menulis naskah untuk film. Hal ini membuat saya terus mengeksplorasi cerita dalam komik Bara," tutur Ockto dalam keterangan tertulisnya.



"Kedua, fakta sejarah yang dimasukkan dalam komik juga sebisa mungkin tidak dibelokkan, meskipun ini komik fiksi. Saya harus menemukan fokus yang membuat komik sejarah ini menarik,” tambahnya.

Selain komik, Lifelike Pictures juga segera menayangkan film dokumenter sejarah Pulau Banda berjudul Banda: The Dark Forgotten Trail. Film dookumenter panjang pertama karya sutradara ternama Jay Subyakto ini akan tayang mulai 31 Juli 2017 bertepatan dengan peringatan 350 tahun perjanjian Breda.


(ELG)